Menakar Seberapa Penting Karier Amatir Bagi Atlet MMA

Stefer Rahardian saat menghadiri salah satu konferensi pers ONE Championship. Foto: ONE Championship

MMA adalah salah satu olah raga yang dibilang berkembang di era modern, berbeda dengan beberapa seni bela diri tradisional yang telah berusia hingga berabad-abad.

Karena hal itu, semakin waktu berlalu semakin berubah juga teknik-teknik yang digunakan atlet dalam berlaga. Para atlet yang memasuki seni bela diri ini pastinya membawa disiplin dan teknik baru dari disiplin mereka sebelumnya.

Di Indonesia, banyak atlet ONE Championship yang berasal dari karier amatir, seperti Paul Lumihi di wushu, atau Eko Roni dalam gulat.

Mereka memperkaya teknik MMA setelah digembleng di karier amatir.

Di situlah pentingnya pengalaman olah raga bela diri atau karir amatir untuk seorang atlet bela diri campuran.

Pengalaman yang dibawa seorang atlet masuk ke bela diri campuran tidak hanyak mengembangkan olah raga ini, tetapi juga membantu laga sang atlet.

Seperti diceritakan Stefer “The Lion” Rahardian, atlet MMA yang besar dari Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ), pengalaman bertanding dalam karier amatir memberi kesempatan untuk sang atlet mengembangkan kemampuan mereka, serta membiasakan mereka dengan tekanan saat bertanding.

“Pengalaman dalam MMA amatir menurut saya itu penting,” jelas Stefer. “Karena mereka akan [dapat] mempertajam kemampuan mereka melawan saingan yang berkemampuan yang sama, dan juga belajar apa yang bisa mereka gunakan dalam bertanding.”

Stefer menambahkan pengalaman bertanding sangat membantu seorang atlet untuk bertumbuh, dan mengembangkan kemampuannya dibanding dengan sparring dan latihan.

Menurut atlet yang berlatih di Bali MMA ini seorang atlet akan menghadapi tekanan dari lawan yang berujung pada pedihnya kekalahan atau manisnya kemenangan.

Hal serupa diungkapkan Paul “The Great King” Lumihi. Menurutnya, atlet-atlet yang telah menjalani karier amatir kebanyakan mempunyai kemampuan dan semangat yang jauh lebih tinggi dari atlet-atlet yang langsung masuk laga professional.

“Saya pikir para atlet yang mempunyai pengalaman bertanding dalam ajang amatir atau di olah raga lain, mempunyai kualitas lebih tinggi dari atlet-atlet yang langsung masuk pro,” jelas Paul.

“Kita lihat banyak sekarang fighter yang masuk pro dengan bekal beberapa bulan latihan saja, saya pikir kualitas atlet-atlet itu kurang sekali.”

“Karena itu saya pikir karir amatir itu sangat penting untuk atlet-atlet pemula, karena jam terbang mereka itu akan membantu mereka di karir mereka,” pungkasnya.

Atlet dari Gorilla Fight Club ini juga mengatakan waktu yang digunakan para atlet dalam berkarier amatir akan membantu mereka meraih karir professional yang gemilang.

Alhasil, ini bisa memperpendek waktu yang digunakan untuk mencapai puncak MMA.

Download ONE Super App untuk mengikuti perkembangan terbaru terkait ONE Championship.

Comments are closed.