Melihat Kondisi Malioboro saat PPKM Darurat di Malam Hari: Sepi dan Gelap Gulita

Jalan Malioboro gelap gulita di masa PPKM Darurat.
Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Di masa PPKM Darurat, Pemkot Yogyakarta membatasi akses ke Jalan Malioboro dengan melakukan penyekatan. Selain itu, di malam harinya, lampu taman di kawasan Malioboro juga dimatikan. Hal ini untuk mencegah masyarakat yang nongkrong di kawasan tersebut.

Pantauan kumparan pada Senin (5/7) pukul 23.00 sampai 24.00 WIB, kawasan yang jadi ikon Yogyakarta tampak gelap gulita di sisi utara. Di sisi selatan cahaya lampu pertokoan remang-remang menerangi jalan.

“Pemandangan ini tampak kontras dengan jalan-jalan lain yang masih diterangi lampu yaitu dengan menutup akses jalan menuju Malioboro dan mematikan lampu Taman, serta dilakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang jalan Malioboro,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi dalam keterangannya, Senin (5/7).

Jalan Malioboro gelap gulita di masa PPKM Darurat.
Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

“Tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan warga agar tidak nongkrong dan melakukan kegiatan yang tidak perlu,” jelasnya.

Di luar Jalan Malioboro, Pemkot Yogya juga melakukan penyekatan di sejumlah titik seperti di Jalan Solo, Jalan Magelang, Jalan Wirobraja, dan Jalan Parangtritis. Penyekatan ini dilakukan untuk menyaring kendaraan dari luar kota.

Jalan Malioboro gelap gulita di masa PPKM Darurat.
Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

“Setidaknya harus menunjukkan kartu vaksinasi, antigen/PCR yang berlaku, KTP dan tujuannya. Ini sebagai upaya untuk meredam mobilitas warga agar di masa PPKM Darurat terkondisi di rumah saja. Jargon ‘di rumah, lebih baik’ agar bisa menjadi gerakan semua warga,” pungkasnya.

Comments are closed.