Melepas Kepergian Dalang Kondang Ki Manteb Soedharsono

Dalang Ki Manteb Sudharsono. Foto: Instagram/@ki_manteb_soedharsono_official

Kabar duka menyelimuti seni dan budaya nasional. Dalang kondang wayang kulit asal Kabupaten Karanganyar, Ki Manteb Soedharsono, meninggal dunia di usianya yang ke-72, Jumat (2/7). Ki Manteb meninggal dunia karena terpapar COVID-19 di rumahnya pukul 10.00 WIB.

Seorang rekannya bernama Sugeng Nugroho membenarkan kabar tersebut. “Ya benar dalang Ki Manteb tutup usia,” ujar dia.

Menurut Sugeng, Ki Manteb meninggal dengan diagnosis COVID-19.

Punya Penyakit Paru-Paru

Masih menurut Sugeng, selain meninggal dengan diagnosis COVID-19, Ki Manteb juga punya komorbid.

“Sebelum meninggal dunia punya penyakit paru-paru juga. Pemakaman dilakukan sesuai SOP protokol kesehatan pasien COVID-19,” katanya.

Ilustrasi virus Corona. Foto: Shutter Stock

Dimakamkan Pakai Protap Corona

Sugeng mengatakan pemakaman Ki Manteb dilangsungkan di pemakaman keluarga Dusun Sekiteran, Desa Doplang, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Karena meninggal dengan diagnosis corona dan sakit paru-paru, Ki Manteb akhirnya dimakamkan sesuai standar operasional prosedur pasien COVID-19.

Dalang Ki Manteb Sudharsono. Foto: Dok. Istimewa

Ki Manteb di Mata Wakil Wali Kota Solo

Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa merasa kehilangan dengan sosok dalang yang terkenal karena lincahnya memerankan wayang kulit itu.

“Saya merasa kehilangan atas sosok beliau yang rendah hati dalam melestarikan wayang kulit. Beliau (Ki Manteb) sampai dijuluki dalang setan semasa hidupnya,” ujar Teguh.

Ia memuji keterampilan tangan Ki Manteb dalam memainkan wayang. Bahkan Ki Manteb diakui para senior. Mewakili warga Solo, ia mengucapkan bela sungkawa.

“Saya mewakili warga Solo turut berduka cita. Beliau (Ki Manteb) sangat mencintai budaya dan nguri-nguri budaya wayang kulit,” kata dia.

Ilustrasi wayang kulit Foto: Shutterstock

Wayang Iringi Pemakaman Ki Manteb

Proses pemakaman dengan protap COVID-19 sangat terlihat pada saat pemakaman Ki Manteb. Beberapa orang yang membawa peti mengenakan alat pelindung diri lengkap.

Pemberangkatan jenazah dari rumah duka diiringi dengan musik gamelan yang dimainkan oleh para niyaga dari jarak yang agak jauh. Pembawa jenazah membawa 2 wayang kulit karakter Werkudara.

“Itu memang permintaan bapak,” kata salah satu anaknya, Medhot Samiyono. Menurutnya, semasa hidupnya Ki Manteb Soedarsono pernah berpesan untuk dibawakan 2 wayang Werkudara apabila dia meninggal.

Siapa Ki Manteb?

Ki Manteb Sudharsono merupakan dalang wayang kulit ternama dari Jawa Tengah.

Dalang kelahiran 31 Aguatus 1948 di Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, ini juga menjabat sebagai penasihat di organisasi Paguyuban Dalang Surakarta.

Dia dijuluki Dalang Setan karena keterampilannya memaikan wayang kulit. Ki Manteb juga pelopor seni dalang dan peralatan musik modern.

Awal tahun 2000-an, Ki Manteb semakin tenar setelah membintangi televisi commercial break (TVC) salah satu produk obat sakit kepala. Jargonnya pada saat itu booming.

Comments are closed.