Media Italia Sebut Boris Johnson Jadi Penyebab Inggris ke Final Euro 2020

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bersama istrinya Carrie Johnson menyaksikan pertandingan Inggris melawan Denmark di semi final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris. Foto: Frank Augstein/REUTERS

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, disebut media Italia sebagai penyebab Inggris dapat penalti kemenangan yang membuat mereka lolos ke final Euro 2020. UEFA dianggap telah melakukan balas budi.

Inggris menang secara dramatis dengan skor 2-1 atas Denmark dalam laga yang digelar di Stadion Wembley, London, Inggris, Kamis (8/7) dini hari WIB. Namun, kemenangan The Three Lions itu dipersoalkan suporter lantaran terdapat kontroversi di dalamnya.

Inggris mendapat hadiah penalti di menit ke-104 setelah Raheem Sterling jatuh di kotak penalti. VAR sempat meninjau keputusan wasit asal Belanda, Danny Makkelie.

Dari tayangan ulang, Joakim Maehle tidak terlihat jelas melakukan kontak dengan Sterling. Di sisi lain, ada Mathias Jensen yang juga menempel pemain milik Manchester City tersebut.

Pemain Denmark Joakim Maehle melanggar pemain Inggris Raheem Sterling pada pertandingan semi final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris. Foto: Laurence Griffiths/REUTERS

Harry Kane maju sebagai eksekutor. Bola tembakannya berhasil ditepis Kasper Schmeichel, namun sang striker dengan cepat menyambar bola rebound untuk memenangi Inggris.

Media Italia, La Gazetta Dello Sport, menyebutkan bahwa kemenangan Inggris tersebut merupakan balas budi dari UEFA karena Boris Johnson berjasa besar membantu penghentian ajang European Super League (ESL).

Dalam laporannya, Gazetta menyebut bahwa hadiah penalti tersebut merupakan hadiah kepada Johnson yang menonton langsung laga semifinal Euro 2020 antara Inggris vs Denmark.

Mereka mengaitkan penalti yang terjadi pada babak tambahan tersebut dengan bantuan Johnson dalam menekan enam tim Liga Inggris – Manchester City, Manchester United, Chelsea, Arsenal, Tottenham Hotspur dan Liverpool – agar mencabut dukungannya kepada ESL.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bersama istrinya Carrie Johnson menyaksikan pertandingan Inggris melawan Denmark di semi final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris. Foto: Catherine Ivill/REUTERS

Keenam tim itu memang langsung menarik dukungan dari Liga Super Eropa setelah Johnson menyatakan akan melakukan segala cara agar kompetisi itu tak berjalan sesuai rencana. Hal itu pun diklaim membuat UEFA senang.

Langkah keenam tim Inggris itu pun diikuti oleh Atletico Madrid, AC Milan dan Inter Milan. Kini, konflik Liga Super Eropa pun masih tersisa antara Real Madrid, Barcelona dan Juventus versus UEFA.

Kendati demikian, laporan yang juga dimaksudkan untuk mengkritik keputusan wasit itu sudah dihapus oleh media Italia tersebut.

Adapun, kemenangan atas Denmark membuat Inggris melaju ke final Euro 2020. Mereka akan berhadapan dengan Italia pada Senin (12/7) dini hari WIB.

****

Comments are closed.