Luhut Sebut Sosok Presiden UAE Mirip Jokowi: Pendengar yang Baik dan Rendah Hati

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Presiden Uni Emirat Arab (UAE), Syeikh Khalifa bin Zayed bin Sultan Al-Nayhan. Presiden UAE tersebut wafat pada Jumat (13/5).

Dalam unggahan Instagram pribadinya, Luhut mengatakan meski dirinya hanya bertemu sekali dengan Presiden UAE tersebut, dirinya mengaku sosoknya punya banyak kemiripan dengan Presiden Jokowi.

“Meskipun hanya pernah sekali bertatap muka, namun sosok Sheikh Khalifa yang saya kenal punya banyak kemiripan dengan Presiden Joko Widodo. Yaitu seorang pendengar yang baik, begitu rendah hati dan punya kepedulian yang tinggi pada kepentingan rakyat UAE secara keseluruhan,” kata Luhut, dikutip Minggu (14/5).

Luhut juga menyebut, sejak menjadi Presiden UAE, Sheikh Khalifa telah memimpin restrukturisasi besar-besaran sehingga saat ini bisa dilihat bagaimana transformasi yang dilakukan oleh UAE menjadi negara yang paling maju dan modern di kawasan, baik dalam ilmu pengetahuan dan teknologi maupun kesejahteraan rakyatnya sendiri.

Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Khalifa bin Zayed al-Nahyan. Foto: REUTERS/Stephanie McGehee

“Terlebih, Sheikh Khalifa adalah pemimpin UAE yang pertama kalinya menginisiasi sistem nominasi untuk anggota Dewan Nasional Federal, di mana langkah tersebut adalah inovasi dalam sistem pemilihan langsung di Uni Arab Emirat,” jelasnya.

Dari kerja dan inovasi itu, Luhut menilai Indonesia banyak belajar bagaimana membangun negeri yang maju dan modern pengetahuannya, sekaligus memakmurkan segenap masyarakatnya.

‚ÄúSelamat Jalan Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, saya berharap keluarga yang ditinggalkan khususnya Pangeran Mohammad Bin Zayed Al Nahyan diberikan ketabahan dan selalu dalam lindungan Tuhan YME dalam memimpin negeri,” kata Luhut.

Comments are closed.