Luhut ke Pemain Obat: 1,5 Tahun Ambil Untung Banyak, Sekarang Masih Begini?

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Tingginya kasus corona di Indonesia diikuti dengan tinggi dan langkanya harga sejumlah obat. Pemerintah terus meminta para produsen hingga distributor untuk bijak dalam menyikapi kondisi ini.

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan meminta para produsen hingga pedagang obat untuk berhenti memainkan harga. Kalau terus seperti itu, jangan salahkan pemerintah mengambil tindakan tegas.

“Saya ingin juga imbau, 1,5 tahun ambil untung begitu banyak masa sekarang masih begini,” ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (5/7).

Menurutnya, aturan untuk harga eceran tertinggi obat-obatan untuk penanganan pandemi ini telah dibuat dan dihitung dengan cermat dan dipastikan perusahaan tidak dirugikan.

“Saya lihat misal Ivermectin itu sampai dihargai beberapa puluh ribu, padahal harganya di bawah 10 ribu rupiah, sudah ada marginnya di sana,” jelasnya.

Pemerintah dalam hal ini harus segera mungkin menindak tegas para penimbun dan pemain harga obat-obatan yang menyebabkan harga menjadi mahal dan menimbulkan kelangkaan, padahal obat tersebut sangat dibutuhkan di masa pandemi seperti ini.

Comments are closed.