Layanan di Disdukcapil Kota Sorong Sempat Dihentikan karena Listrik Diputus PLN

Petugas PLN UP3 Sorong saat melakukan penyegelan di Kantor Disdukcapil Kota Sorong, Senin (28/6), foto: Istimewa

Pelayanan pengurusan dokumen kependudukan di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sorong, Papua Barat, terpaksa harus dihentikan, pada Senin (28/6).

Penghentian tersebut dilakukan, lantaran petugas PT PLN (Persero) UP3 Sorong menyegel meteran dan melakukan pemutusan sementara aliran listrik yang ada di Kantor Disdukcapil Kota Sorong.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Balleo News, pemutusan aliran listrik dilakukan karena Kantor Disdukcapil Kota Sorong diketahui belum membayar tagihan listrik bulan Juni 2021.

Manager PT PLN UP3 Sorong Martha Adi Nugraha menegaskan, aliran listrik di Disdukcapil Kota Sorong diputus sementara, karena mereka menunggak tagihan listrik bulan Juni 2021. Di mana menurutnya, tanggal jatuh tempo pembayaran tagihan listrik adalah setiap tanggal 20 bulan berjalan.

“Iya memang benar aliran listrik di Kantor Disdukcapil Kota Sorong sempat kita putus sementara, karena menunggak tagihan satu bulan yaitu bulan Juni 2021 sebesar Rp 2.123.709,” ungkap Manager PT PLN UP3 Sorong Martha Adi Nugraha, Senin (28/6).

Ditambahkan Adi, setelah pihak Disdukcapil Kota Sorong membayar tunggakan tagihan listrik, maka petugas PLN UP3 Sorong sudah langsung menyambungkan kembali aliran listrik yang sempat diputus sementara.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Sorong Onesimus Assem mengakui, pelayanan di kantor Disdukcapil hari ini harus dihentikan sementara, karena PT PLN UP3 Sorong telah memutus aliran listrik.

“Kami memang belum membayar tagihan listrik bulan Juni, makanya PLN kasih putus sementara. Anggaran juga sudah menipis, karena APBD belum ada pencairan. Makanya kami belum membayar tagihan listriknya,” ungkapnya, Senin (28/6).

Oleh karena itu, selaku Kepala Dinas Dukcapil Kota Sorong dirinya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kota Sorong yang ingin mengurus dokumen kependudukan, karena pelayanan dokumen dihentikan sementara waktu.

Comments are closed.