Lanal Maumere Gelar Lomba Perahu Layar Tradisional

Lomba perahu layar yang digelar Lanal Maumere, Rabu (30/6). Foto: Aty Meaq.

MAUMERE- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere menggelar lomba perahu layar tradisional kojadoi sail festival,Rabu, 30 juni 2021

Festival lomba perahu layar tradisional dengan tema Survival at the sea’ ini,diikuti 26 perahu nelayan dengan 52 peserta.

Adupun rute pelayaran dari pelabuhan Laurens Say Maumere menyisiri pantai TPI, Kampung Beru, Hotel Pelita, Lokaria, Pertamina, Capa Resort Hotel dan Sea World Club Hotel, sebagai titik belok menuju ke kojadoi sebagai tempat finish.

Dengan 4 kategori Perahu Layar yang diperlombakan.

Perlombaan titik start di pelabuhan Laurentius Say, Maumere, dengan Peserta Pertama kategori perahu kayu kurang dari 10 meter sebanyak sebelas orang , dilepas oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo,yang ditandai dengan sirene kapal dan tembakan ke udara.

Kategori kedua, perahu fiber kurang dari 10 meter, dengan delapan peserta, dilepas oleh ketua TP-PKK Kabupaten Sikka, Maria Cahyani Idong.

Kategori ketiga, perahu kayu lebih dari 10 meter dengan empat peserta dilepas oleh ketua DPRD Kabupaten Sikka, Donatus David.

Dan kategori keempat kategori perahu fiber lebih dari 10 meter yang diikuti oleh tiga peserta dilepas oleh kepala kejaksaan negeri (kajari) Sikka, Fahmi.

Peserta lomba terdiri dari 12 tim dari Kojadoi, Nangahure 10 tim dan 4 tim dari Gunung Sari.

Sementara itu, Danlanal Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga P., M.Tr Hanla, M.M., CTMP., mengatakan, kegiatan perlombaan perahu layar digelar dengan tujuan membangkitkan semangat jiwa bahari warga pesisir.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi nelayan agar merawat lingkungan laut dengan tidak menangkap ikan dengan menggunakan alat penangkap yang tidak ramah lingkungan,” ungkap Kolonel Laut Dwi Yoga.

Pantauan media ini, kegiatan berjalan lancar dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kontributor: Athy Meaq.

Comments are closed.