Komisi IX: WFH 100% Harus Dilakukan, RS di Beberapa Daerah Sudah Over Capacity

Anggota Komisi IX F-PKS Kurniasih Mufidayati. Foto: Dok. Pribadi

Kasus COVID-19 pasca Lebaran lalu makin gawat dan mengancam kestabilan RS hingga tenaga kesehatan. Selama beberapa hari berturut-turut, penambahan kasus corona harian masih di atas 20 ribu dan angka kematiannya lebih dari 400 orang.

Sejumlah pihak telah mendesak pemerintah lebih tegas dalam membatasi mobilitas warga, seperti menerapkan Work From Home (WFH) 100%. Hal ini pun disebut-sebut menjadi salah satu bagian aturan dari PPKM Darurat di Jawa dan Bali yang berlaku per 3 Juli hingga 2 minggu ke depan.

“Iya. Harus WFH 100 persen. Karena angka BOR di beberapa daerah sudah over capacity dan sudah melampaui batas maksimal WHO,” kata Anggota DPR Komisi IX Kurniasih Mufidayati kepada kumparan, Rabu (30/6).

Menurut Mufida, saat ini kondisi pandemi COVID-19 semakin mengancam. Pemerintah perlu menarik rem darurat seperti WFH 100%, bahkan seharusnya lebih cepat.

“Kondisi berat saat ini di beberapa daerah, memang harus tarik rem darurat. Itu kewajiban pemerintah,” tutur Mufida.

“Bahkan menurut kami sudah terlambat,” imbuh dia.

Ia menekankan kembali meski terlambat, kebijakan ini tetap harus dilakukan. Kalau tidak, angka kasus corona tak akan melandai.

“Tapi terlambat lebih baik daripada pembiaran angka COVID naik terus,” tandas dia.

Comments are closed.