Kisah Rafael, Bayi 15 Hari yang Hidup Tanpa Anus dan Butuh Pertolongan

Rafael, bayi 15 hari tanpa lubang anus. Foto : Engkos Pahing

RUTENG – Rafael, seorang bayi berusia 15 hari asal Kampung Bere, Desa Bangka Ajang, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) hidup tanpa anus.

Bayi Rafael lahir pada tanggal 13 Juni 2021, di Puskesmas Pau, Desa Bangka Ajang dan saat ini sedang dirawat di ruang perawatan anak RSUD Ben Mboy Ruteng.

Keluarganya kini sedang berupaya mencari biaya untuk operasi Rafael di Rumah Sakit di Pulau Bali.

Rafael lahir dari keluarga tidak mampu. Ayahnya, Melkior Tunti, hanyalah seorang petani.

“Kami tidak punya banyak uang untuk operasi anak pertama kami sehingga kami butuh bantuan,” tutur Melkior Tunti kepada media ini, Senin (28/6).

Bayi Rafael saat di rawat di RSUD Ruteng. Foto : Engkos Pahing

Wihelmina Nia, Istri Melkior mengaku suaminya telah berupaya mencari biaya untuk operasi anaknya dengan bekerja sebagai petani. Namun, upah yang didapat belum cukup untuk biaya operasi anaknya di Bali, Denpasar.

Menurut dia, operasi anaknya hanya bisa dilakukan di rumah sakit yang ada di Bali, tepatnya di Denpasar dengan biaya yang cukup besar. Karena itu, dia membutuhkan uluran tangan untuk biaya operasi anaknya.

“Dana yang dibutuhkan untuk operasi sangat besar, kami tidak memiliki uang yang cukup,” tuturnya.

Dikisahkan, bayi Rafael diketahui tak memiliki lubang anus setelah dilahirkan di Puskesmas Pau 15 hari yang lalu. Dokter di RSUD Ruteng sudah membuat lubang buatan sementara di bagian perut agar Rafael bisa buang air besar.

Mendengar informasi tersebut, petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Watu Bripka Andi Darma, sempat berkonsultasi dengan dokter anak yg menangani bayi tersebut dan menurut keterangan dari dokter kata Andi pada, Senin (28/6) bahwa bayi tersebut harus sesegera mungkin di operasi untuk pembuatan lubang anusnya.

Lebih lanjut, Andi menjelaskan bahwa karena belum memadainya fasilitas di RSUD Ruteng, sehingga harus di rujuk ke RS Sanglah Denpasar Bali.

Kedua orang tua bayi Rafael yang hanya berprofesi sebagai petani saat di temui media ini hanya pasrah pada keadaan karena ketidakmampuan ekonomi keluarga mereka.

Untuk diketahui, saat ini kedua orang tua menumpang di salah satu kos di Kelurahan Watu sambil menjaga bayi Rafael secara bergantian.

Jika Bapak Ibu sekalian ingin membantu biaya operasi bayi Rafael

Bisa disalurkan melalui Nomor Rekening BRI 4730-01-044259-53-9 atas nama Melkior Tunti (Bapak dari bayi Rafael)

Atau jika bapak ibu ingin menyerahkan bantuan secara langsung bisa menghubungi orang tua bayi Rafael di nomor HP. 081238194270 atau bisa menghubungi petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Watu melalui nomor HP 082144161359 atas nama Bripka Andi Darma.

Comments are closed.