Kemendagri Susun Indikator Evaluasi Laporan Pj Gubernur

Dirjen Otda sekaligus Pj Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik. Foto: Annisa Thahira/kumparan

Mendagri Tito Karnavian menyebut Penjabat (Pj) Gubernur yang baru dilantik akan dievaluasi per 3 bulan melalui laporan pertanggungjawaban yang dibuat. Bagaimana indikator evaluasi para Pj?

Dirjen Otda Kemendagri sekaligus Pj Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik mengungkapkan, pihaknya kini sedang menyusun indikator evaluasi tersebut.

Pj, kan, wajib beri laporan. Nanti kelihatan kerja tidak kerjanya. Enggak di tempat, lebih sering di Jakarta dan sebagainya, itu, kan, nampak. Indikatornya lagi kita buat,” kata Akmal saat berbincang dengan media di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (13/5).

Saat dilantik kemarin, Kemendagri sudah memberikan contoh pelaporan yang harus disampaikan semua Pj.

“Tim di sini akan memantau kinerja mereka. Kalau ada hal misalnya tugas utamanya penanganan COVID-19 dan enggak selesai bisa jadi Presiden lakukan rotasi atau dicabut,” beber Akmal.

Lebih lanjut, Akmal menilai semua pihak harus memberikan pengawasan termasuk publik dan media. Ke depan, yang pertama akan ia lakukan sebagai Pj Sulbar adalah melakukan pemetaan seperti kesalahan di birokrasi, lalu diserahkan kepada pemerintah pusat, DPRD, hingga masyarakat (media).

Akmal menyebut selama ini hal tersebut tidak ada. Sebab, gubernur menjaga citra daerahnya. Sementara menurutnya, Pj tak perlu citra.

“Peta itu diserahkan enggak cuma ke pemerintah tapi DPRD dan pemerintah agar kita bisa pantau bersama. Selama ini, kan, tidak ada karena kepada jaga citra. Pj untuknya enggak perlu pencitraan. Dia akan potret detail ini, lho, persoalan yang ada dan kita perlu perbaiki,” jelasnya.

“Jadi kita serahkan ke DPRD, media, masyarakat ini, lho, apa yang pemda yang sedikit bisa enggak buat menyelesaikan persoalan kita yang banyak ini? Nah, saya sebagai Pj akan lakukan itu. Saya buat tim,” pungkas Akmal.

Berikut daftar 5 Pj yang dilantik Mendagri Tito Karnavian pada Kamis (12/5) kemarin:

1. Pj. Gubernur Banten, Dr. Al Muktabar, M.Sc (Sekretaris Daerah Banten)

2. Pj. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Ir. Ridwan Djamaluddin (Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM)

3. Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Drs. Akmal Malik, M.Si (Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri)

4. Pj. Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. Hamka Hendra Noer, M.Si. (Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas Kementerian Pemuda dan Olahraga)

5. Pj. Gubernur Papua Barat, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Paulus Waterpauw (Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Kementerian Dalam Negeri)

Comments are closed.