Kasus COVID-19 Meroket, Tempat Wisata di Surabaya Ditutup

Taman Bungkul di Surabaya Foto: Shutter Stock

Pemerintah kota Surabaya mengambil tindakan tegas untuk menekan penyebaran COVID-19 di wilayahnya. Salah satunya dengan menutup sementara sejumlah tempat wisata di kota tersebut.

Penutupan juga dilakukan sebagai upaya guna menekan kasus virus corona yang kian meroket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya Anna Fajriatin, mengatakan bahwa semua tempat wisata berupa taman di Kota Surabaya ditutup sementara sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

“Nanti kami evaluasi lagi. Mohon maaf kepada warga Surabaya, ini demi keamanan dan kesehatan bersama. Mari berdoa supaya COVID-19 ini cepat selesai,” ujar Anna, seperti dikutip dari Antara, Kamis (1/7).

Patung Suroboyo jadi Ikon baru untuk rayakan hari jadi Kota Surabaya Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya Yuniarto Herlambang, mengatakan bahwa penutupan Taman Hutan Raya (Tahura) dan Kebun Raya Mangrove (KRM) sudah dilakukan sejak Senin (28/6).

Sebanyak 12 Taman Hutan Raya (tahura) dan tiga Kebun Raya Mangrove (KRM) sudah tidak beroperasi demi menekan penyebaran COVID-19.

“Sebenarnya, Tahura dan Kebun Raya Mangrove ini sempat beroperasi di awal tahun ini, bahkan antusiasme pengunjung juga tinggi. Namun, karena COVID-19 semakin meningkat, kami tidak ada pilihan lain selain menutup Tahura dan Kebun Raya Mangrove ini,” katanya.

Warga berjalan di samping kawasan Suroboyo Carnival Park yang telah dibongkar di Surabaya, Jawa Timur, Senin (25/1). Foto: Zabur Karuru/ANTARA FOTO

Herlambang juga memastikan bahwa sebelum melakukan penutupan, DKPP memberikan sosialisasi, baik melalui media sosial (medsos) maupun memasang spanduk di depan Tahura dan Kebun Raya Mangrove itu.

“Penutupan ini sampai dengan batas waktu yang tidak bisa ditentukan, karena kami akan melihat dulu perkembangan kasus COVID-19 di Surabaya,” katanya.

Oleh karena itu, ia juga memastikan bahwa momen penutupan sementara itu akan dipergunakan sebaik mungkin untuk melakukan perbaikan. Bahkan, ia juga mengaku akan menambah fasilitas di tiga Tahura, yaitu di Tahura Jeruk, Pakal, dan Balasklumprik.

“Nanti akan kami tambah tempat istirahat dan jogging tracknya,” tutupnya.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).

Comments are closed.