Kasus COVID-19 Meledak, Pendapatan Rumah Sakit Menanjak

Tenaga kesehatan menyiapkan peralatan kesehatan bagi pasien COVID-19. Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Banyaknya inovasi kesehatan akibat pandemi memberikan keuntungan sendiri bagi kinerja bisnis Rumah Sakit (RS). Beberapa program inovasi baru turut mendongkrak kinerja bisnis seperti program isolasi mandiri (isoman), layanan telemedicine dan banyak lainnya.

Kinerja bisnis ini tercermin dari empat emiten yang bergerak di bidang layanan kesehatan dan RS, yaitu PT Siloam International Hospital Tbk, PT Metro Healthcare Indonesia Tbk, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk, dan PT Royal Prima Tbk.

Keempat RS tersebut mengalami kinerja yang positif, pendapatan, aset dan laba mereka mengalami kenaikan yang signifikan. Bahkan, emiten Metro Healthcare yang sempat menderita kerugian sepanjang kuartal I 2020, memperoleh untung pada kuartal I 2021.

Mengutip laporan perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (5/7) Siloam International Hospital mengalami kenaikan laba bersih sepanjang kuartal I 2021 menjadi Rp 143,8 miliar dibanding periode sama pada tahun sebelumnya Rp 16,1 miliar.

Laba bersih ini ditunjang pendapatan perusahaan yang naik sepanjang kuartal I 2021 menjadi Rp 1,91 triliun dibanding periode sama pada tahun sebelumnya Rp 1,43 triliun.

Perusahaan memiliki aset sebesar Rp 1,12 triliun yang tumbuh pada kuartal I 2021 dibanding sepanjang tahun lalu Rp 907 miliar.

Antre demi sehat di rumah sakit di Jakarta. Foto: Dok. Prameswari

PT Metro Healthcare Indonesia Tbk yang membawahi tujuh RS di Indonesia mengalami pertumbuhan pendapatan menjadi Rp 72,8 miliar sepanjang kuartal I 2021 dibanding periode sama pada tahun sebelumnya Rp 54,5 miliar.

Menariknya, perusahaan akhirnya mencatatkan laba bersih sepanjang kuartal I 2021 sebesar Rp 9,78 miliar. Padahal pada periode sama tahun lalu emiten dengan kode CARE ini menderita kerugian Rp 735,3 juta.

Hingga kuartal I 2021 aset perusahaan sebesar Rp 527 miliar. Sementara pada tahun lalu aset perusahaan sekitar Rp 525 miliar.

Lain lagi dengan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk yang membukukan pendapatan sepanjang kuartal I 2021 sebesar Rp 1,2 triliun atau naik dibanding periode sama pada tahun sebelumnya Rp 874 miliar.

Laba bersih emiten dengan kode MIKA ini sepanjang kuartal I 2021 sebesar Rp 316 miliar atau naik dibanding periode sama pada tahun sebelumnya Rp 198 miliar.

Sementara itu, perusahaan memiliki aset Rp 1,09 triliun sepanjang kuartal I 2021. Sebagai pembanding, sepanjang tahun lalu aset perusahaan berada di posisi Rp 705 miliar.

Terakhir, PT Royal Prima Tbk membukukan pendapatan Rp 96,1 miliar sepanjang kuartal I 2021 atau naik dibanding periode sama pada tahun sebelumnya Rp 45,65 miliar. Kinerja laba bersih emiten dengan kode PRIM ini naik menjadi Rp 15,85 miliar, dibanding periode sama pada tahun sebelumnya Rp 2,29 miliar.

Comments are closed.