Kasus Corona Meningkat, Pemkab Asmat Tutup Bandara dan Pelabuhan

Ilustrasi tabung reaksi menunjukkan positif virus Corona. Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asmat, Papua, menutup sementara pelayanan untuk penumpang, baik di bandara maupun di pelabuhan, akibat meningkatnya kasus virus corona di daerah tersebut.

“Memang benar sejak Senin (5/7), bandara dan pelabuhan ditutup bagi pelayanan penumpang akibat merebaknya kasus positif COVID-19,” kata Bupati Asmat Elisa Kambu dikutip dari Antara, Jumat (9/7).

Elisa mengatakan, saat ini tercatat 134 kasus positif dengan 1 kasus kematian. Selain itu ada 43 orang dirawat di RSUD Agats dan 15 orang yang sakit sedang melakukan karantina terpusat di dua lokasi yang disediakan pemda.

Menurutnya, warga yang terpapar corona terdiri dari semua kalangan, baik itu anggota Polri, ASN dan warga, bahkan ada bayi yang juga positif yang diduga tertular dari orang tuanya.

Suasana bongkar muat barang di Pelabuhan Agats, Asmat, Papua, Rabu (30/6/2021). Foto: Puspa Perwitasari/Antara Foto

Lebih lanjut Elisa menyatakan, pihaknya menyiapkan 2 lokasi untuk warga positif yang mengalami gejala sedang. Lokasi tersebut yakni di Hotel dan Mess BLK.

Namun, apabila pasien corona bertambah, akan dibawa ke tempat lain yang telah disiapkan.

“Sementara warga yang melakukan isolasi atau karantina mandiri sebanyak 66 orang,” kata dia.

“Kami benar-benar kesulitan karena masyarakat tetap kepala batu dan tetap beraktivitas dari dan ke Timika, sementara kasus COVID-19 di wilayah itu juga merebak, ” tambahnya.

Comments are closed.