Kapolri: Pembatasan Memang Tak Nyaman, tapi untuk Keselamatan dari COVID-19

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk mematuhi pembatasan aktivitas saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Jenderal Sigit mengatakan, PPKM darurat memang menimbulkan rasa tak nyaman. Namun, hal itu untuk mencegah penularan corona lebih luas.

‚ÄúDengan semakin tingginya kasus COVID-19 maka kita melakukan pembatasan pergerakan orang. Memang tidak nyaman tapi ini semua untuk menjaga keselamatan rakyat sebagai hukum yang tertinggi. Karena itu masyarakat harus tetap di rumah,” kata Kapolri lewat keterangannya, Minggu (4/7).

Sigit menyebut, pengetatan PPKM Darurat harus dibarengi dengan vaksinasi untuk mencapai herd immunity. Karena itu, eks Kabareskrim Polri ini meminta empat pilar untuk mengajak masyarakat agar datang ke tempat vaksin.

“Sosialisasikan kepada masyarakat agar mau datang ke gerai vaksin,” ujar Sigit.

Seperti diketahui, data pemerintah menunjukkan ada penambahan sebanyak 27.913 kasus baru COVID-19 pada Sabtu (3/7). Dengan penambahan itu jumlah kasus COVID-19 di Indonesia saat ini mencapai 2.256.851 orang, terhitung sejak diumumkan pada 2 Maret 2020.

Comments are closed.