Kapolres Harap ‘Herd Immunity’ di Bojonegoro Segera Terbentuk

Kajari Bojonegoro, Sutikno, bersama Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, saat memantau vaksinasi Corona massal di Kejaksaan Negeri Bojonegoro. Kamis (08/07/2021) (foto: dan/beritabojonegoro)

Bojonegoro – Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia SIK MM MH berharap agar kekebalan kelompok (herd immunity) atau dikenal juga dengan ‘kekebalan populasi’ di Kabupaten Bojonegoro segera terbentuk.

Kekebalan kelompok (herd immunity) tersebut dapat tercapi jika setidaknya 70 persen masyarakat di Kabupaten Bojonegoro sudah divaksin dan memiliki antibodi terhadap COVID-19.

Untuk itu, TNI-Polri, termaksuk dari Kejaksaan, bersama instansi terkait di Kabupaten Bojonegoro mendukung segala upaya untuk menyukseskan program vaksinasi nasional.

Kajari Bojonegoro, Sutikno, bersama Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, saat memantau vaksinasi Corona massal di Kejaksaan Negeri Bojonegoro. Kamis (08/07/2021) (foto: dan/beritabojonegoro)

Hal tersebut disampaikan Kapolres AKBP EG Pandia saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Corona massal di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Kamis (08/07/2021).

“Apabila target vaksinasi di Indonesia sebanyak satu juta orang per hari tercapai, maka akan cepat terbentuk herd immunity,” ujar Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia.

Herd immunity adalah ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu seperti COVID-19, sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi mereka yang tidak kebal terhadap penyakit menular tersebut.

Kapolres AKBP EG Pandia menyatakan bahwa TNI-Polri termaksuk dari Kejaksaan, bersama instansi terkait di Kabupaten Bojonegoro mendukung segala upaya untuk menyukseskan program vaksinasi nasional.

“Hari ini Kejaksaan Negeri Bojonegoro menggelar vaksinasi massal kepada masyarakat untuk percepatan vaksinasi. Dengan harapan herd immunity segera terbentuk sehingga dapat meminimalisir penyebaran COVID-19,” kata AKBP EG Pandia.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro, Sutikno SH MH menjelaskan bahwa pihaknya siap mendukung program pemerintah vaksinasi nasional yang menargetkan satu juta orang per hari.

“Semakin cepat vaksinasi rampung, kekebalan kelompok atau herd immunity dapat segera terbangun. Dengan demikian, pemulihan ekonomi bisa segera terealisasi.” kata Sutikno.

Menurutnya, selain protokol kesehatan, akselarasi vaksinasi menjadi syarat penting dalam penanganan COVID-19,

“Jjajaran Forkopimda Bojonegoro terus berkolaborasi dalam rangka percepatan vaksinasi dan penanganan COVID-19 di Bojonegoro,” kata Sutikno.

Dalam kegiatan vaksinasi massal tersebut Kejaksaan Negeri Bojonegoro mendapatkan dukungan atau supplay vaksin dari Polres dan Pemkab Bojonegoro, sementara petugas vaksinator berasal dari Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro.

Ada sebanyak 260 vial vaksin Corona yang disuntikkan kepada warga di Kota Bojonegoro. Dan Kejaksaan Negeri Bojonegoro menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut. (red/imm)

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Story ini telah dipublish di: https://beritabojonegoro.com

Comments are closed.