Kakorlantas: Melintas di 17 Titik di Jabodetabek Harus Sudah Vaksin-Tes PCR

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Korlantas Polri

Kakorlantas Polri Irjen Polisi Istiono mengungkap ada 17 titik pembatasan mobilitas di batas kota untuk wilayah Jabodetabek. Pembatasan ini diberlakukan seiring dengan diterapkannya PPKM Darurat di Jawa-Bali, 3 hingga 20 Juli 2021.

Di setiap titik tersebut, ada syarat yang diterapkan bagi pelaku perjalanan untuk bisa melintas.

Masyarakat yang melintas harus sudah divaksin minimal dosis pertama dibuktikan dengan surat sudah vaksin. Selain itu wajib juga menyertakan hasil test PCR negatif.

“Itu lokasi penyakatan yang kita persyaratkan bahwa persyaratannya sama dengan perjalanan seperti biasanya vaksin harus ada PCR kemudian harus ada rapid test. Bila tak memenuhi syarat akan kita putar balikkan,” kata Istiono dalam tayangan Youtube BNPB, Jumat (2/7).

Ketentuan perjalanan dalam negeri saat PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali. Foto: Youtube/@BNPBKetentuan perjalanan dalam negeri saat PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali. Foto: Youtube/@BNPB

Berikut 17 titik yang disebut Irjen Istiono:

Ringroad Tegal Alur, Jakarta Utara

Pos Jaga Joglo Raya, Jakarta Barat

Pos LTS Kalideres, Jakarta Barat

Perempatan Pasar Rumput, Jakarta Selatan

Ciledug Raya (Univ Budiluhur)

Lampiri Kalimalang Jakarta Timur

Panasonic Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur

Depan SPBU Cilangkap Depok

Jalan Parung Ciputat Depok

Batu Ceper Tangerang Kota

Jati Uwung Tangerang Kota

Jalan Sultan Agung Meda Satria Bekasi Kota

Jalan Nur Ali Sumber Arta Kota Bekasi

Kedung Waringin Bekasi

Tambun Bekasi

Bintaro Tangerang Selatan

Legok Tangerang Selatan

Polisi mengatur lalu lintas kendaraan saat penyekatan di jalan Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (6/5). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Lokasi ini merupakan titik terluar Jabodetabek. Artinya, orang yang melintas di lokasi itu akan meninggalkan wilayah Aglomerasi. Karena itu, wajib menunjukkan sertifikat sudah vaksi, tes PCR atau antigen negatif.

Berbeda bila masih berada di wilayah aglomerasi. Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito yang menyebut aturan kartu vaksin hingga test PCR tak berlaku di wilayah yang masuk aglomerasi seperti Jabodetabek, Bandung Raya, atau Surabaya Raya.

“Tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksin, RT PCR, atau antigen,” ucap Ganip dalam tayangan Youtube BNPB, Jumat (2/7).

Comments are closed.