Kadishub DKI: 70% Penyebab Polusi Udara dari Kendaraan, Petugas Bisa Kena ISPA

Petugas Dishub DKI Jakarta memasang pembatas jalan saat penerapan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (4/7/2022). Foto: Aprillio Akbar/Antara Foto

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyebut petugas Dishub di Jalan rentan terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Hal tersebut dikemukakan Syafrin lantaran 70 persen penyebab polusi udara berasal dari kendaraan bermotor.

“Sekarang wilayah Jakarta 70 persen dari Dinas Lingkungan Hidup, polusi Jakarta dari pencemaran udara yaitu kendaraan bermotor, semakin lama petugas di Jalan terpapar ISPA,” kata Syafrin di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (24/1).

Syafrin juga mengatakan petugas Dishub di Jalan tidak hanya rentan terpapar ISPA. Tapi ada beberapa penyakit lain yang menghantui akibat dari polusi udara tersebut.

Di hadapan anggota DPRD DKI, ia menjelaskan dalam jangka waktu tertentu polusi udara juga berakibat buruk untuk hal reproduksi manusia.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Hotel Borobudur Jakarta. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

“Bahkan ada penelitian menyebutkan bahwa jika terpapar polusi udara untuk jangka waktu tertentu, maka yang laki-laki dan perempuan akan berdampak produktivitas,” paparnya.

“Mungkin banyak anggota Dirlantas yang sekarang sulit memiliki keturunan bisa jadi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, terkait pencemaran udara yang dapat memiliki efek buruk bagi kesehatan petugas Dishub di Jalan, Syafrin berharap bisa mencegahnya dengan bantuan ETLE.

“Kalaupun ada keturunan biasanya ada kelainan dari sang anak, entah kecerdasannya tidak mengikuti ibunya, biasanya kan kecerdasan mengikuti ibu, tiba-tiba ikut bapaknya, karena ibu terpapar polusi, dan ini saya harapkan dengan ETLE lebih efisien,” pungkasnya.

Comments are closed.