Juergen Klopp Bangga Liverpool Juara Piala FA: Mental Kami Monster!

Manajer Liverpool Juergen Klopp melakukan selebrasi setelah memenangkan adu penalti melawan Chelsea di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (14/5/2022). Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra

Liverpool menumbangkan Chelsea dalam laga final Piala FA 2021/22 di Stadion Wembley, London, Inggris, pada Sabtu (14/5). Juergen Klopp mengaku tegang banget saat momen adu penalti sekaligus mengapresiasi mental ‘monster’ alias mental tangguh para pemainnya.

Tidak ada gol yang tercipta selama 120 menit pertandingan waktu normal dan masa perpanjangan. Kemenangan Liverpool ditentukan via adu penalti dengan skor akhir 6-5.

Klopp tidak bisa tenang selama adu penalti berlangsung. Bagaimana tidak? Kemenangan Liverpool di babak tos-tosan ini ditentukan oleh penendang ketujuh, Kostas Tsimikas.

Padahal, Liverpool sebenarnya bisa lebih cepat memenangi adu penalti lawan Chelsea ini, andai penendang kelima mereka, Sadio Mane, tidak gagal mencetak gol. Sepakan winger Senegal itu ditepis kompatriotnya, Edouard Mendy.

Pemain Liverpool Sadio Mane berselebrasi dengan manajer Juergen Klopp setelah memenangkan adu penalti melawan Chelsea di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (14/5/2022). Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra

Juergen Klopp menggambarkan perasaannya menyaksikan momen adu penalti Chelsea vs Liverpool di final Piala FA ini. Pelatih asal Jerman itu merasakan sensasi ketegangan dan mengapresiasi mental baja para pemainnya.

‚ÄúDalam adu penalti, itu menegangkan, kuku saya [serasa] copot tetapi saya benar-benar merasakan [bersimpati] untuk Chelsea, untuk kedua kalinya, 120 menit dan Anda tidak mendapatkan apa-apa, itu terlalu sulit. Tetapi bagi kami, saya cukup senang,” katanya usai laga kepada BBC Two.

“Kami bermental monster, tetapi ada juga mentalitas monster dengan warna biru, itu adalah satu penalti. Chelsea bermain luar biasa, tetapi akhirnya harus ada satu pemenang dan itu adalah kami hari ini,” lanjutnya.Pemain Liverpool Jordan Henderson mengangkat trofi saat mereka merayakan setelah memenangkan Piala FA, di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (14/5/2022). Foto: Hannah McKay/REUTERS

Jadi, Liverpool sudah dua kali mengalahkan Chelsea dalam sebuah partai final di musim 2021/22. Yang pertama adalah pada Februari 2022, The Reds juga menumbangkan The Blues via adu penalti dengan skor 11-10 usai bermain 0-0 selama 120 menit.

“Luar biasa, itu adalah pertandingan yang luar biasa dan intens melawan Chelsea. Mereka [para pemain Liverpool] pantas mendapatkannya [kemenangan] dengan cara yang persis sama, seperti di Piala Carabao [Piala Liga Inggris], betapa kecilnya margin itu,” tegas Klopp.

Comments are closed.