Joe Biden Umumkan Misi Militer AS di Afghanistan Akan Berakhir 31 Agustus

Presiden AS Joe Biden mengadakan konferensi pers di akhir KTT G7, di Bandara Cornwall Newquay, Inggris, Minggu (13/6). Foto: Kevin Lamarque/REUTERS

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan bahwa misi militer AS di Afghanistan akan berakhir pada 31 Agustus 2021. Tepatnya hampir 20 tahun setelah misi ini dimulai.

Lebih lanjut, Biden menerangkan militer AS telah mencapai tujuan mereka melindungi Afghanistan itu dari Taliban. Mulai dari membunuh Osama bin Laden, merendahkan Al-Qaeda, maupun mencegah lebih banyak serangan Taliban ke AS.

“Kami mengakhiri perang terpanjang Amerika. Status quo [ini bukanlah pilihan,” tegas Biden di Gedung Putih, Kamis (8/7), dikutip dari AFP.

“Saya tidak akan mengirim generasi [militer] Amerika lainnya untuk berperang di Afghanistan,” imbuh dia.

Menurut Biden, AS tak bisa terus-terusan terikat perjanjian seiring perkembangan zaman. Ia menambahkan bukanlah tugas AS untuk membangun Afganistan.

“Amerika Serikat tidak bisa terus terikat pada kebijakan yang dibuat untuk menanggapi dunia versi 20 tahun lalu. Kita perlu menghadapi ancaman sesuai keadaan hari ini,” terang Biden.

Tentara AS di Uruzgan, Afganistan Foto: Reuters/Omar Sobhani

“Masa depan rakyat Afghanistan adalah hak dan tanggung jawab yang harus mereka putuskan sendiri,” lanjut dia.

Kendati demikian, Biden berjanji untuk terus mendukung pemerintah dan pasukan keamanan Afghanistan. Ia mematikan ribuan penerjemah Afghanistan yang bekerja untuk pasukan AS dan menghadapi ancaman dari Taliban dapat mencari perlindungan di negara pemerintahannya itu.

“Ada rumah bagi Anda di Amerika Serikat, kalau Anda mau. Kami akan berdiri bersamamu, sama seperti kamu berdiri bersama kami,” tutur Biden.

Biden pun yakin angkatan bersenjata Afghanistan yang telah membuat kemajuan kuat di seluruh negeri sejak awal tahun, kini dapat melawan Taliban.

“Saya tidak percaya Taliban, tapi saya percaya kapasitas militer Afghanistan,” ucap Presiden AS itu.

Ia yakin betul Taliban tak akan mampu mengambil alih Afghanistan.

Biden juga dengan tegas menolak perbandingan dengan pengalaman AS di Vietnam.

“Taliban bukan tentara Vietnam Utara. Mereka tidak sebanding dalam hal kemampuan,” kata dia.

“Tidak akan ada situasi di mana Anda akan melihat orang-orang diangkat dari atap kedutaan besar Amerika Serikat di Afghanistan. Ini sama sekali tidak sebanding,” tandasnya.

Comments are closed.