Joe Biden Kunjungi Keluarga Korban Bangunan Runtuh di Florida

Presiden AS Joe Biden saat menghadiri perayaan Hari Peringatan Nasional di Pemakaman Nasional Arlington di Arlington, Virginia, AS. Foto: Joshua Roberts/Reuters

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, menyambangi Florida pada Kamis (1/7). Kunjungan itu untuk menghibur keluarga para korban bangunan kondominium yang runtuh pada pekan lalu.

Saat ini, proses pencarian dan evakuasi korban dari reruntuhan Kondominium Champlain Towers tengah disetop sementara akibat kondisi bangunan yang sangat tidak stabil dan membahayakan.

Bangunan 12 lantai itu runtuh ketika para penghuninya tengah tertidur lelap. Hingga kini, 18 korban tewas telah ditemukan, termasuk dua anak-anak berusia 4 dan 10 tahun.

145 orang lainnya masih dinyatakan menghilang dan diduga terperangkap di bawah puing-puing kondominium.

Dikutip dari Reuters, setelah sampai di Kota Miami, Biden langsung melakukan pertemuan dengan pejabat setempat, termasuk Gubernur Florida, Ron DeSantis.

Biden menegaskan bahwa dirinya akan “memberikan apa pun yang mereka butuhkan”, dan pemerintahannya berjanji akan membiayai seluruh pengeluaran yang dibutuhkan kota dan negara bagian tersebut.

“Kami tidak akan pergi ke mana-mana. Ini urusan hidup atau mati,” —Presiden AS, Joe Biden.

Para relawan SAR yang bertugas di reruntuhan tersebut diinstruksikan untuk menghentikan operasi mereka pada Kamis pukul 02.00, akibat pergerakan puing-puing dikhawatirkan malah akan meruntuhkan sisa bangunan yang masih berdiri.

“Operasi pencarian dan evakuasi akan dilanjutkan sesegera mungkin usai keadaannya sudah dapat dikatakan aman,” kata Wali Kota Miami Dade, Daniella Levina Cava, dalam jumpa pers. Masih belum diketahui kapan operasi tersebut akan kembali berlanjut.

Petugas darurat melakukan upaya pencarian dan penyelamatan di bangunan runtuh di Surfside, dekat Miami Beach, Florida, AS, (29/6). Foto: Joe Skipper/REUTERS

Para pihak berwenang di Florida belum menyerah dalam mencari korban selamat. Tetapi sejauh ini, belum ada satu pun orang yang berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup dari bawah puing-puing.

Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Miami-Dade, Alam Cominsky, mengatakan bahwa para relawan SAR sebelumnya sempat mendengar adanya tanda-tanda korban selamat pada proses pencarian pekan lalu.

“Mereka mencari asal suara wanita, yang kita dengar selama beberapa jam lamanya. Akhirnya, kita tidak mendengar suara itu lagi,” ungkap Cominsky.

Badai Elsa juga menjadi salah satu ancaman yang diwaspadai oleh tim penyelamatan. Badai tersebut diketahui sudah terlihat di perairan Atlantik dan kemungkinan mencapai Florida selatan pada Senin (5/7/2021), berpotensi mengganggu jalannya proses pencarian korban.

Comments are closed.