Jerman Tekankan Komitmen Bantu Indonesia Transisi ke Energi Terbarukan

Dubes Jerman untuk Indonesia Ina Lepel, Utusan Istimewa Kemlu Jerman untuk Aksi Iklim Internasional State Secretary Jennifer Morgan, Atase Pers Kedubes Jerman untuk Indonesia Matthias Muller (ki-ka) saat konpres di kediaman Dubes Jerman, Rabu (11/5). Foto: Jemima Mubaroq/kumparan

Jerman telah mendeklarasikan ambisinya untuk memimpin dunia dalam transisi ke energi terbarukan. Demi mencapainya, Berlin akan menanggendeng Indonesia.

“Kami ingin memimpin dunia dalam ekonomi nol karbon,” tegas Utusan Istimewa Kemlu Jerman untuk Aksi Iklim Internasional, State Secretary Jennifer Morgan saat konferensi pers di kediaman Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ina Lepel, di Jakarta pada Rabu (11/5/2022).

Pembangkit listrik energi terbarukan PLN. Foto: Dok. Istimewa

Morgan menyebut, upaya untuk membantu Indonesia dalam transisi ke energi terbarukan, sudah dibahas dalam pertemuannya bersama beberapa pejabat dan pemangku kepentingan di Indonesia. Morgan berada di Indonesia dari 9-11 Mei 2022.

Ia berharap dengan adanya dialog-dialog bersama pejabat dan pemaku kepentingan di Indonesia maka inisiatif infrastruktur hijau itu akan selaras dengan kondisi di lapangan.

“Saya datang ke Jakarta untuk mendengarkan dan belajar tentang situasi di Indonesia dan juga untuk mengeksplorasi bagaimana kita dapat memperdalam kerja sama (energi terbarukan) kita satu sama lain,” jelas Morgan.

Ilustrasi global warming. Foto: Shutterstock

Sebagaimana diketahui, suhu permukaan bumi telah meningkat secara ekstrem. Kenaikan itu tercatat untuk kali pertama dalam 125.000 tahun.

Kenaikan suhu disebabkan pemakaian energi konvensional yang tak ramah lingkungan secara massal. Alhasil, ratusan juta nyawa dan ekosistem berisiko musnah.

Saat ini negara-negara dunia sedang berupaya membatasi kenaikan suhu agar tidak mencapai 1,5 derajat Celsius. Morgan menekankan, setiap negara perlu bekerja secara multilateral dan bilateral demi mewujudkan tujuan tersebut.

Atas hal itu, Jerman berupaya mempercepat transisi energi mereka ke energi terbarukan. Sehingga, di masa mendatang kebutuhan energi tidak lagi bergantung pada minyak, batu bara, maupun gas.

“Saya pikir taruhannya terlalu tinggi untuk ditunda lebih lama lagi,” tutur Morgan.

“Kita berada dalam krisis iklim, kita semua, bersama-sama. Kita tahu dan saya pernah mendengar tentang dampak ekstrem yang terjadi di Indonesia dan juga betapa rentannya Anda,” ungkap Morgan.

Morgan pun memastikan, Jerman siap membantu Indonesia beralih ke energi terbarukan dalam wujud bantuan dana. Sayangnya, Morgan tak merinci berapa sumbangan yang akan diberikan Jerman kepada Indonesia.

Menambahkan Morgan, Dubes Lepel menekankan Jerman sampai saat ini adalah negara pendonor terbesar di bidang energi. Sehigga saat nanti negaranya memberikan bantuan kepada Indonesia akan diberikan secara komperhensif.

“Jerman adalah salah satu donor bilateral terbesar di sektor energi. Kami telah mendukung transisi energi untuk waktu yang lama, baik dalam bidang penciptaan kapasitas baru tetapi juga dalam hal pelatihan kejuruan atau nasihat peraturan. Jadi kami mencoba mengambil pendekatan yang sangat komprehensif,” ujar Lepel.

Comments are closed.