Jacksen F. Tiago soal Pencoretan Boaz Solossa: Siapa yang Bisa Menggantikannya?

Jacksen F. Tiago, pelatih Persipura Jayapura Foto: Instagram @jaksen_tiago

Boaz Solossa resmi dicoret dari Persipura. Pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago, mengatakan sulit untuk mencari pengganti eks bomber Timnas Indonesia itu.

Boaz tak sendiri. Pemain yang kerap menggunakan nomor punggung 86 itu dicoret bersama pemain senior Persipura lainnya, Yustinus Pae. Mereka dikabarkan melakukan tindakan indisipliner yang membuat manajemen geram.

Dicoretnya Boaz tak langsung membuat manajemen mencari pengganti. Jacksen F. Tiago mengatakan bahwa sulit untuk menemukan pengganti dari adik Ortizan Solossa itu.

“Tidak [mencari pengganti], siapa yang bisa menggantikan Boaz?” ucap Jacksen saat berbincang dengan kumparan, Selasa (6/7).

Boaz Solossa saat membela Persipura Jayapura. Foto: Dok. Liga Indonesia

Kiprah Boaz Solossa dengan Persipura memang tak perlu diragukan lagi. Ia turut membantu klub asal Papua itu menjadi kampiun Liga Indonesia di musim 2005, 2009, 2011, dan 2013.

Gelar pribadi Boaz juga tak kalah mentereng. Pada musim 2008/09, Boaz menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia Super League (ISL) dengan koleksi 28 gol.

Tak cukup di situ, pemain yang punya kecepatan serta ketenangan di depan gawang itu juga mendapat gelar pemain terbaik ISL musim 2009/10 dan 2010/11. Tak heran, pencoretan Boaz oleh Persipura amat disayangkan. Namun, Jacksen menampik pencoretan Boaz mengganggu kestabilan tim saat ini.

“Tim dalam keadaan harmonis saat ini. Kata siapa tim tidak harmonis? Situasi tim saat ini sangat baik,” ucap Jacksen.

Boaz Solossa saat membela Persipura Jayapura. Foto: Hendra Nurdiansyah/ANTARA

Sebelumnya, Persipura mengumumkan pencoretan Boaz Solossa dan Yustinus Pae. Keduanya dianggap melakukan tindakan indisipliner sehingga dicoret dari skuad ‘Mutiara Hitam’.

“Pertama, saya mau sampaikan bahwa secara pribadi kami tak punya masalah apa pun dengan Bochi (Boaz Solossa) maupun Tipa (Tinus Pae). Mereka adalah anak-anak kami dan adik-adik kami, ini murni kebijakan manajemen dan masukan para pelatih atas pelanggaran atau tindakan indisipliner,” ucap Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, dalam keterangan resminya.

“Kami juga telah memutuskan untuk melepas kedua pemain, Bochi dan Tipa, kami sangat hormati dan hargai kalian berdua, dan terima kasih atas kebersamaan selama ini,” tambahnya.

***

Comments are closed.