Inilah Mobil Dinas Pejabat Eselon 1 Kemenhub: Hyundai Kona EV dan Ioniq

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan mobil listrik saat diluncurkan sebagai kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Seluruh pejabat eselon 1 di Kementerian Perhubungan menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas. Ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong percepatan penggunaan kendaraan bermotor berbasis baterai di Indonesia.

“Ada 25 kendaraan listrik saat ini, semuanya dari Hyundai,” ucap Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati saat dihubungi kumparan, Jumat (13/5).

Lebih lanjut, mobil listrik Hyundai itu telah dipakai oleh pejabat eselon 1 sejak 2020. “Modelnya Ioniq EV dan Kona EV, seluruh unit itu digunakan oleh eselon 1,” lanjut Adita.

Hyundai Ioniq

Track day dengan mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric. Foto: dok. Hyundai

Hyundai Ioniq awalnya digunakan sebagai armada Grab dan kemudian resmi dijual pada akhir 2020 di Indonesia.

Mobil listrik ini juga digunakan oleh pemimpin daerah lain, salah satunya seperti Ganjar Pranowo yang berdasarkan data LHKPN, ia diketahui memiliki satu unit Ioniq Electric di garasinya.

Sebagai salah satu mobil listrik yang mengaspal di Indonesia, Ioniq dibekali motor listrik bertenaga 134 dk dan torsi 295 Nm. Sementara untuk baterainya menggunakan lithium-ion berkapasitas 38,3 kWh.

Dengan kapasitas baterai tersebut, Ioniq diklaim mampu berjalan sejauh 373 km dengan perhitungan NEDC. Untuk pengisian dayanya, dari nol ke 80 persen membutuhkan waktu sekitar 54 menit menggunakan pengisian daya fast charging.

Sementara itu, di IIMS Hybrid 2022, Hyundai pun merilis generasi terbaru dari Ioniq, yakni IONIQ 5 yang menjadi mobil listrik pertama yang diproduksi di Indonesia.

Hyundai Kona Electric

Hyundai Kona Electric. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Sebagai mobil listrik yang menyasar ke segmen SUV, tak heran apabila Hyundai Kona Electric juga dijadikan sebagai mobil dinas. Kenyamanan yang ditawarkan pun tak kalah dengan Ioniq Electric.

Jika bicara spesifikasinya, Kona Electric menggunakan motor listrik yang mampu menjanjikan tenaga 134 dk dan torsi maksimum 395 Nm. Mobil listrik ini juga dibekali dengan baterai lithium-ion berkapasitas 39,2 kWh.

Berdasarkan perhitungan NEDC, mobil listrik ini mampu berjalan sejauh 345 km dalam sekali pengisian. Bicara pengisian daya, Kona membutuhkan 54 menit untuk mengisi dari nol ke 80 persen dengan fast charging.

Menyoal banderolnya, Hyundai Kona Electric dipasarkan dalam varian Signature saja dengan harga Rp 742 juta. Mobil ini juga jadi favorit bagi yang ingin bertransisi ke mobil listrik, salah satunya karena dimensi dan daya tampungnya.

Comments are closed.