Infografik: Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Ternak

Infografik Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Ternak. Foto: kumparan

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak seperti sapi tengah merebak di beberapa wilayah pemasok seperti Jawa Timur dan Aceh. Awalnya terdapat 1.247 sapi di Jawa Timur yang terjangkit penyakit ini, namun kemudian kembali ditemukan 1.200 sapi di Aceh.

Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Nanang Purus Subendro, menyampaikan wabah PMK ini menyerang hewan berkuku belah atau artiodactyla seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi. Penyakit ini dibawa oleh virus yang bernama Aphtovirus.

Nanang juga menyampaikan, penularan terjadi dari partikel virus yang ditemukan pada udara yang diembuskan hewan terinfeksi, air liur, air susu, urine, tinja, semen, cairan dari vesikel, hingga cairan amnion dari janin domba teraborsi.

Meski begitu, menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, penyakit PMK pada ternak ini tidak akan menular ke manusia. Mentan Syahrul Yasin Limpo juga menjelaskan bahwa daging dari hewan yang terjangkit PMK masih bisa dikonsumsi. Namun, hal ini tidak direkomendasikan untuk mengonsumsi jeroan, termasuk bibir dan lidah.

Informasi lebih lengkap mengenai wabah PMK bisa disimak dalam infografik di atas.

Comments are closed.