Indosat Beberkan Alasan PHK Karyawan

Kantor pusat Indosat Ooredoo Hutchison di Jakarta. Foto: Dok. Indosat Ooredoo Hutchison

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan kembali melakukan PHK terhadap sejumlah karyawannya. Perusahaan menyebut lebih dari 95 persen karyawan menerima keputusan langkah righsizing tersebut.

Director and Chief of Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Irsyad Sahroni, mengatakan kebijakan rightsizing didasarkan pada strategi bisnis perusahaan

“Inisiatif rightsizing ini didasarkan pada strategi bisnis ke depan dan pertimbangan yang komprehensif, yang diharapkan dapat menjadi langkah strategis yang membawa Indosat Ooredoo Hutchison menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia,” kata Irsyad dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/9).

Adapun paket kompensasi yang ditawarkan kepada pegawai adalah rata-rata 37 kali upah. Bahkan yang tertinggi mencapai 75 kali upah, lebih tinggi di atas persyaratan ketentuan undang-undang yang berlaku.

Jaringan 5G Indosat Ooredoo Hutchison di Bali. Foto: Muhammad Fikrie/kumparan

“Inisiatif rightsizing berjalan lancar sesuai rencana dan telah diterima dengan baik oleh sebagian besar karyawan yang terkena dampak,” katanya.

Irsyad mengatakan perusahaan telah berkomunikasi secara langsung dan transparan dengan semua karyawan. Menurut dia, semua karyawan telah memahami perlunya meningkatkan kelincahan dan bertumbuh lebih cepat sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pasar saat ini.

“Oleh karena itu, inisiatif reorganisasi sangat penting untuk keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis perusahaan ke depan,” ujarnya.

Sebelumnya pada Februari 2022 Indosat Ooredoo juga melakukan PHK terhadap 677 karyawannya.

Comments are closed.