Imbauan Polisi untuk Para Bos dan CEO: Jangan Egois, Lihat Kuburan Sudah Penuh

Petugas Disnaker saat ikut menyidak perkantoran di Jakarta bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Polisi tak henti-hentinya meminta perusahaan yang tak masuk sektor esensial dan kritikal untuk menerapkan WFH 100%. Polisi memang tidak main-main karena sudah ada 3 tersangka dari 2 perusahaan yang ngeyel memaksa pegawai masuk ke kantor.

“Kami masih bergerak terus mengingatkan para pimpinan-pimpinan perusahan tolong jangan egois, lihat kuburan sudah penuh,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolres Jakarta Pusat, Kamis (8/7).

Yusri mengatakan, para pimpinan perusahaan harus mengerti kondisi Jakarta saat ini sedang tidak baik-baik saja. Terlebih kondisi rumah sakit sudah penuh. Termasuk, tempat-tempat untuk isolasi pasien corona.

“Apalagi rumah sakit maupun juga Wisma Atlet. Apa mau pegawainya jadi korban?” tegas Yusri.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus memberikan keterangan saat rilis pengungkapan sejumlah kasus di Polda Metro Jaya, Jakarta. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Dia memastikan Satgas Gakkum Polda Metro Jaya bersama dengan jajaran Polres dan Pemprov DKI Jakarta terus menyisir perusahaan yang masih nekat melanggar aturan PPKM Darurat. Ini yang harus diperhatikan juga oleh para pemilik perusahaan.

“Kami tidak berhenti, akan mengejar, tindak tegas, pimpinan, pemilik perusahaan apabila melanggar aturan,” ucap dia.

Comments are closed.