IHSG Diprediksi Menguat Usai Libur Imlek, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Seorang pengunjung mengabadikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/9). Foto: Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas pada perdagangan Selasa (24/1). Pada perdagangan Jumat (20/1) lalu, IHSG ditutup di zona hijau atau naik 0,8 persen ke 6.874.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, memperkirakan pergerakan IHSG akan bergerak cukup moderat dan masih cenderung mengalami penguatan terbatas, sehingga peluang koreksi dapat dimanfaatkan oleh investor jangka menengah hingga panjang.

William menyarankan untuk melakukan akumulasi pembelian dengan harapan capital gain yang cukup besar hingga penghujung tahun, mengingat kondisi fundamental perekonomian masih terjaga dengan baik. Menurutnya, IHSG akan berada dalam tentang 6.714-6921.

Adapun beberapa saham yang direkomendasikan William adalah BBRI, ASII, ITMG, BMRI, CTRA, AALI, TBIG, AKRA.

Sementara Analisis Sinarmas Sekuritas, Mayang Anggita, mengatakan menguatnya IHSG pada perdagangan Jumat lalu memberikan harapan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan penguatan setidaknya sampai Resistance terdekat yaitu titik previous high 6953 sampai dengan upper channel di seputaran 7000.

“Di sisi lain, support MA20 di angka 6764, dan MA10 di 6710 diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG,” katanya.

Terpisah, MNC Sekuritas Daily Scope Wave memperkirakan support IHSG di posisi 6760 dan 6.660. Tidak hanya itu, resistance berada di level 6.900 dan 6.990.

“Posisi IHSG sudah mengenai target yang kami berikan di 6,870, waspadai akan adanya koreksi pada IHSG karena diperkirakan penguatannya sudah relatif terbatas.“ tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Selasa (24/1).

MNC Sekuritas merekomendasikan untuk membeli saham BBRI, EXCL, INKP.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

Comments are closed.