Ibu di Tanjung Duren Dilaporkan ke Polisi karena Aniaya Anak Kandungnya

Ilustrasi Penganiayaan Foto: Pixabay

Sungguh tega yang dilakukan ibu berinisial LAF (38) di Grogol Petamburan, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Dia diduga menganiaya dua anak kandungnya sendiri tanpa alasan yang jelas.

Kekerasan yang dilakukan LAF tidak bisa ditolerir. Sehingga suaminya, AR, mengambil langkah tegas dengan melaporkan LAF ke polisi.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono mengatakan laporan itu sudah diterima pihaknya. Dalam waktu dekat terlapor akan dipanggil untuk diperiksa.

“Iya benar sedang kita tangani. Dalam waktu dekat akan kita panggil pelapor,” kata Joko dalam keterangannya, Selasa (29/6).

Kuasa hukum AR, Ari Lukman menerangkan duduk perkara kasus tersebut. Dia menjelaskan penganiayaan sudah berlangsung sejak Oktober tahun lalu.

“Awalnya dari bulan Oktober ibu kandungnya sering lakukan kekerasan tanpa alasan yang jelas. Tiba-tiba dipukul anaknya, pembantu juga disiram air panas juga, anaknya juga pernah disiram pakai shower sampai enggak bisa napas,” kata Ari.

Semula AR selalu menjadi penengah saat istrinya mulai memarahi anak mereka. Ia beberapa kali bahkan ikut terpukul saat memisahkan istri dan anaknya.

Namun karena tidak ada perubahan dan penganiayaan semakin menjadi, akhirnya ia memilih jalur hukum. Sebelum melaporkan istrinya, AR lebih dulu membawa anaknya keluar rumah untuk mendapatkan pengobatan. Sebab ada trauma yang dialami buah hatinya itu.

“Pada 27 Maret udah enggak tahan lagi, bapaknya ngeliat anaknya dipukulin terus akhirnya bapaknya ini bawa keluar anaknya dari rumah. Terus langsung periksa ke rumah sakit terus dipisahkan dulu juga dari ibunya sampai sekarang,” terangnya.

Comments are closed.