Hoaxbuster: Klaim Alat Tes COVID-19 Sudah Diberi Virus sebelum Digunakan

Hoaxbuster: Alat Tes COVID-19 Sudah Diberi Virus untuk Menunjukkan Hasil Positif.
Foto: Dok. Istimewa

Beredar di media sosial unggahan foto sebuah tempat alat tes COVID-19 dengan label “Uji Cepat COVID-19 kontrol positif” dan “Uji Cepat COVID-19 kontrol negatif”.

Pengunggah tersebut secara menyesatkan mengeklaim bahwa alat COVID-19 sudah diisi dengan virus sehingga petugas bisa menentukan hasil yang diberikan kepada penerima tes corona.

Berikut narasi yang ditulis dalam unggahan tersebut:

Ada yang bisa menjelaskan ini??? Mengapa ada alat tes positif dan negatif? Dan mengapa tes positif menunjukkan bahwa itu adalah biohazard? Apakah alat tes sudah dimuat dengan virus?

Cek Fakta

Faktanya, gambar tersebut bukan merupakan alat tes COVID-19 yang diberikan saat menguji ada tidaknya virus dalam tubuh manusia.

Mengutip dari Reuters, gambar tersebut merupakan alat swab kontrol dalam alat tes antigen COVID-19. Produk itu digunakan untuk menjaga kontrol kualitas, bukan untuk menguji COVID-19.

Hal itu juga digunakan untuk memastikan tes tidak mendeteksi penyakit pada orang yang belum terinfeksi (disebut positif palsu), sehingga digunakan kontrol negatif.

Sementara itu, Liliane Grangeot-Keros, ahli virologi dan sekretaris tetap Akademi Farmasi Nasional Prancis, mengatakan swab kontrol dalam alat uji COVID-19 digunakan untuk memastikan alat itu berfungsi dengan baik.

“Kalau teknologinya sudah berjalan dengan baik, maka kontrol positif harus ditandai positif dan kontrol negatif (harus ditandai) hasil negatif,” ujarnya dikutip dari AFP.

Kesimpulan

Klaim label positif dan negatif dalam kotak alat tes COVID-19 bukan penanda alat tersebut diberi virus atau tidak.

==

Comments are closed.