Heboh Akses Jalan ke Rumah Warga di Medan Ditembok, Walkot Bobby Akan Cek

Bobby saat meninjau Kapal KM Bukit Raya. Foto: Dok. Istimewa

Toga Raja Manurung tidak bisa mengakses rumahnya di Jalan Ringroad Kota Medan lewat pintu depan. Sebab pintu utama itu ditutup tembok oleh tetangganya.

Akibat hal itu ia harus memutar lewat gang sempit untuk bisa masuk ke rumahnya. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial terlihat depan gerbang rumah Toga ditutupi tembok dan seng. Di balik pembatas itu terlihat tanah lapang berlantai paving block.

Dalam video Toga mengatakan peristiwa sengketa itu sudah berlangsung lama. Namun puncaknya terjadi dalam 4 bulan ke belakang.

“Satu tahun inilah. Tapi yang parah 4 bulan ini, kira-kira. (jadi) Rumah kami nggak nampak, jalan kami ditutupi, jadi kami keberatan kami berharap kepada wali kota agar dibongkar (pagarnya),” ujar Toga dalam video tersebut.

Lahan depan rumah Toga dijadikan tempat usaha oleh pemilik tanah. Lokasi yang harusnya jadi akses jalan itu ditutup untuk dijadikan area parkir tempat usaha tersebut. Area itu bahkan menutupi drainase.

“Mereka mengatakan membeli tanah itu dari pemiliknya dulu,” ujar Toga.

Toga mengatakan telah mengadukan permasalahan ini ke pemerintah. Namun surat yang ia kirim ke Wali Kota Medan belum mendapatkan respons.

“(Tapi) entah kenapa wali kota tidak dibongkarnya. Itulah kita sekarang ini kita bilang sama wali kota supaya segera dibongkar,” harap Toga.

Terkait hal itu Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan akan mengecek persoalan yang dihadapi Toga.

“Nanti saya cek ya, karena itu kan pertama saya kasih tahu ya, itu kan jalan nasional tentunya drainasenya juga pengelolaannya nasional. Kami pemerintah daerah hanya merapikan dan membersihkan,” ujar Bobby kepada wartawan, Rabu (27/10).

Tapi, kata Bobby, bila terjadi pelanggaran wewenang, pihaknya akan memberikan teguran.

“Nanti kalau ada masalah ini memang wewenang dari kami. Nanti coba kami lihat. Kalau menyalah akan kita kasih teguran,” katanya.

Comments are closed.