Gugus Tugas Tasikmalaya Bentuk Tim PPKM Darurat, Warga Bandel Ditindak di Tempat

Tim khusus gugus tugas gabungan Tasikmalaya akan menindak tegas dengan sidang di tempat bagi warga yang melanggar aturan PPKM Darurat. Foto: Dok. Istimewa

Gugus Tugas COVID-19 Tasikmalaya membentuk tim khusus yang akan memantau kepatuhan masyarakat saat pelaksanaan PPKM Darurat. Tim terdiri dari Pemkot Tasikmalaya, Kepolisian, TNI dan Kejaksaan.

Pelanggar protokol kesehatan (prokes), seperti tidak pakai masker dan masih berkerumun di perkotaan ataupun perkampungan, nantinya akan ditindak langsung di tempat.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan mengatakan, Tim Khusus mulai bergerak saat pemberlakuan PPKM Darurat 3-21 Juli.

“Nantinya tim penindakan sudah disiapkan personelnya secara gabungan. Penindakan tipiring (tindak pidana ringan) dengan sidang di tempat bersama Kepolisian, TNI bersama Pemkot dan Kejaksaan. Dilaksanakan penindakan on the spot atau sidang di tempat,” kata Doni kepada kumparan Jumat (2/7).

Tim juga telah memetakan titik-titik rawan kerumunan berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari wilayah perkotaan sampai perkampungan atau level Rukun Warga (RW).

Bagi kelurahan atau RW zona merah dan oranye akan menjadi pusat penjagaan tim gugus tugas.

“Sudah antisipasi sejak awal beberapa titik kerumunan yang akan mulai dilaksanakan besok Sabtu,” tuturnya.

Kapolres menambahkan, pihaknya bersama gugus tugas juga turut memantau ketersediaan ruang isolasi bagi warga positif bergejala berat yang membutuhkan tindakan medis secara serius.

Selain itu gugus tugas juga akan memantau warga positif yang isolasi mandiri di rumah agar tak bebas berkeliaran di kampung.

“Warga positif yang isoman akan terus dijaga dan dipantau pelaksanaannya, supaya tak menyebarkan lagi ke warga lain di dekatnya,” imbuhnya.

==

Comments are closed.