Giovanni da Verrazzano, Penakluk Amerika Utara yang Diabaikan Italia

Giovanni da Verrazzano | Wikimedia Commons

Pada masa-masa awal penjelajahan dunia, Italia tidak banyak mengambil bagian dalam proses pencarian wilayah baru untuk kepentingan negaranya. Keadaan itu membuat banyak kapten laut berkebangsaan Italia yang akhirnya melakukan pelayaran demi kepentingan negara lain.

Mereka adalah para pelaut andal yang memiliki prestasi sangat baik, misalnya Christopher Columbus, dan Giovanni da Verrazzano, seorang penduduk asli Kota Florence.

Pada 1518, Francis I menjadi raja Prancis pertama yang secara resmi merencanakan kolonialisasi di Dunia Baru. Francis I sangat berambisi untuk menemukan jalur laut di sekitar ujung utara Benua Amerika, yang diharapkan dapat menjadi gerbang menuju wilayah Asia.

Pada 1523, pemerintah Prancis menyiapkan sebuah pelayaran untuk mencapai wilayah Pantai Amerika Utara. Giovanni Verrazzano ditugaskan untuk memimpin penjelajahan tersebut dengan menggunakan kapal jenis frigate bernama Dolphin.

Patung Verrazzano di Italia. | Wikimedia Commons

Verrazzano dan krunya bertolak dari Dieppe pada akhir tahun, dan tiba di Kepulauan Madeira bulan Januari 1524.

Butuh sekitar 9 bulan pelayaran bagi Giovanni Verrazzano untuk mencapai Pantai Amerika Utara, di wilayah yang kini dikenal sebagai Wilmington, Delaware. Saat ia menyusuri jalur pesisir ke arah utara, Verrazzano menemukan Tanjung New York dan Narragansett. Di sana ia bertemu dengan orang-orang suku asli Amerika, yang menurutnya berwatak lembut dan meyakinkan.

Pertemuan Verrazzano dengan orang-orang Amerika itu cukup terjalin baik, ia merasa dapat bersahabat dengan orang-orang dari suku Indian tersebut. Namun ia menyadari bahwa upaya kolonialisasi yang dilakukan dirinya, sebagai bangsa Eropa akan menempatkan orang-orang Amerika itu dalam sebuah konflik. Persahabatan yang mungkin dijalin itu lambat laun akan menjadi sia-sia jika rencana kolonialisasi segera dilancarkan.

Ketika memasuki wilayah Pantai Rhode Island, di sekitar wilayah Newport, Verrazzano memilih untuk berlabuh selama 15 hari. Di sana, ia mencoba untuk melakukan kontak dagang dengan orang-orang Indian, agar hubungan mereka berjalan baik sebelum rencana pengambilalihan wilayah Amerika. Namun ternyata, sebelum ia meninggalkan Rhode, beberapa kru kapalnya mencoba menculik seorang anak kecil dan seorang gadis dari suku Indian tersebut.

Sebuah monumen untuk mengenang Verrazzano di Pantai Rehoboth, Delaware, AS. | Wikimedia Commons

Upaya tersebut menimbulkan masalah besar bagi Verrazzano. Ketika ia meneruskan perjalanannya di sepanjang Pantai New England, ia mulai menyadari bahwa orang-orang Indian mulai bersikap tidak wajar, seperti marah dan memusuhi mereka. Verrazzano akhirnya semakin yakin bahwa upaya kolonialisasi di wilayah itu akan menimbulkan masalah yang besar.

Pada akhir bulan Mei 1524, Verrazzano tiba di Newfoundland, dan berhasil menguasai wilayah itu atas nama raja Prancis. Wilayah garis pantai yang ditelusuri oleh Kapal Dolphin, pimpinan Giovanni Verrazzano, kemudian diberi nama New France. Pada 1527, pemerintah Spanyol menghukum mati seorang bajak laut Prancis, yang diidentifikasi sebagai Verrazzano.

Referensi:

https://www.biography.com/

Comments are closed.