Gara-gara Pesan Berantai di WA, Kelapa Hijau Kini Ikut-ikutan Diburu dan Langka

kelapa ijo kini jadi bahan buruan karena dianggap bisa memperkuat imun bagi mereka yang isoman. Foto: Indra Subagja/kumparan

Entah dari mana asalnya isu kelapa hijau dicampur madu, garam, dan jeruk nipis, kini santer terdengar sebagai obat covid. Alhasil kelapa hijau kini menjadi buruan masyarakat.

Berdasarkan penelusuran kumparan, di lapangan dengan menanyai beberapa warga, isu kelapa hijau ini ramai tersebar di whatsapp group, kemudian menyebar dari mulut ke mulut.

Isu soal keampuhan kelapa hijau begitu kuat di masyarakat, sampai mencari kelapa hijau kini sulit.

“Pada nyari semua, stok habis,” kata Joko (52), pedagang kelapa di kawasan Depok, Jabar, Rabu (7/7).

Joko melanjutkan kelapa hijau sendiri berbeda dengan kelapa yang biasa. Perbedaan bisa dilihat dari lapisan dalamnya yang berwarna merah muda.

kelapa ijo dengan ciri warna kulit dalam berwarna merah. Foto: Indra Subagja/kumparan

“Sekarang kalau ada paling murah Rp 25 ribu, bahkan sekarang saja ada yang jual sampai Rp 50 ribu per butir,” jelas Joko yang mengaku pernah positif COVID dan mengkonsumsi campuran Kelapa Hijau.

Apa yang dikatakan Joko sebenarnya hanya berdasarkan pengalaman atau kebetulan semata. Belum ada bukti ilmiah bahwa COVID bisa disembuhkan dengan racikan kelapa hijau.

Mengutip dari kumparan food, dari penelitian berjudul Health Benefits of Tender Coconut Water pada tahun 2019 menunjukkan, air kelapa muda mengandung antioksidan potensial bernama cytokinin. Antioksidan tersebut berfungsi dalam melindungi kerusakan sel akibat radikal bebas.

Kendati demikian, hingga kini belum ada penelitian pasti terkait manfaat kelapa yang bisa menjadi obat corona. Sehingga perlu dipahami kembali, bahwa manfaat kelapa sejatinya membantu dalam meningkatkan imunitas, bukan menyembuhkan.

Seorang pedagang kelapa ijo di kawasan depok. Foto: Indra Subagja/kumparan

Berburu Kelapa Hijau

Urusan berburu kelapa hijau ini gampang-gampang sulit. kumparan sendiri mendapatkan kelapa hijau di harga Rp 15-20 ribu, bergantung besar buahnya.

Di kawasan Cilodong Depok, tak jauh dari Rutan Depok, ada beberapa pedagang kelapa hijau. Di sana harga normal, tak sampai naik drastis.

“Ya naik sih, cuma enggak naik-naik amat,” kata Dwi, pedagang kelapa.

Dia mengamini, banyak yang berburu kelapa hijau. Tapi kata dia sejauh ini pasokan masih aman.

Saat kumparan menyambangi lapak dagangan Dwi yang berada di pinggir jalan, tampak puluhan kelapa hijau tersedia.

“Ready ini, mau borong berapa?” kata Dwi.

Jadi mungkin karena ada masyarakat panik, malas mencari, akhirnya ada oknum-oknum yang memanfaatkan. Kelapa hijau jadi barang langka dan mahal.

Comments are closed.