Ganjil Genap Kendaraan di Sumsel Berlaku Pukul 16.00-22.00 WIB

Petugas kepolisian menjalankan operasi penyekatan kendaraan di Sumsel. (foto: Dok. Urban Id)

Gubernur Sumsel, Herman Deru, telah menandatangani surat keputusan terkait pemberlakuan pembatasan lalu lintas kendaraan dengan penerapan sistem ganjil genap di Sumsel.

Sistem ganjil genap kendaraan akan dilakukan sesuai dengan tanggal penetapan dan dimulai dengan tahapan sosialisasi kepada masyarakat khususnya para pengguna jalan raya.

“Kita sosialisasikan dulu. Termasuk rekayasa lalu lintas dan perkembangannya. Sistem ini juga diberlakukan pada saat tertentu, ruas jalan tertentu dan jam tertentu. Kita harus melihat tiga aspek dalam penangan covid 19 melalui ganjil genap ini yakni kesehatan, ekonomi, dan sosial,” kata Herman Deru, Kamis (7/1).

Menurutnya, penerapan ganjil genap tersebut akan dimulai di beberapa ruas jalan di Kota Palembang. Seperti; Jalan Kapten A. Rivai, POM IX, Angkatan 45, dan Merdeka. Sasaran kendaraan roda empat atau lebih. Penerapan itu akan berlaku mulai pukul 16.00-22.00 WIB.

“Ganjil genap ini akan diterapkan di ruas jalan yang sehari-hari macet maupun jalan menuju lokasi tempat kerumunan dan perkumpulan massa. Secara teknis itu menjadi tanggung jawab kepolisian dan Dishub,” katanya.

Aturan ini, lanjutnya, juga berlaku di seluruh wilayah Sumsel. Namun disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pada setiap kabupaten/kota.

“Ganjil genap ini bukan hanya di Palembang tapi seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. Titik berat penerapannya adalah 15 hari setelah dilakukan sosialisasi,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, penerapan ganjil genap tersebut semata-mata sebagai upaya untuk menekan penyebaran COVID-19 dengan mengurangi mobilitas masyarakat yang tidak begitu bermanfaat.

“Jadi harus ada pengecualian dalam penerapannya. Kepolisian dan pihak terkait harus bijak dalam pelaksanaannya,” katanya.

Pemberlakukan sistem ganjil genap tersebut akan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat. Sebab, selain mengurangi kerumunan massa juga mengurai kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Ari Narsa, telah berkoordinasi dengan Polda Sumsel, Satpol PP, serta Satlantas Polrestabes Palembang. Dimana semua pihak siap dalam penerapan sistem ganjil genap tersebut.

“Sistem ini tidak serta merta langsung dilakukan. Tentu upaya persuasif dan humanis kita terapkan saat pemberlakuan sistem ganjil genap itu nantinya,” katanya. (aab)

Comments are closed.