Gaji Pemadam Kebakaran Beserta Tugas dan Tanggung Jawabnya

Ilustrasi Pemadam Kebakaran. Foto: Pexels.com

Hari pemadam kebakaran internasional diperingati tanggal 4 Mei tiap tahunnya. Profesi petugas pemadam kebakaran bisa menjadi alternatif peluang karier bagi kamu yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Lalu, berapa gaji pemadam kebakaran tiap bulannya?

Pemadam kebakaran disingkat Damkar, Branwir (yang berasal dari Bahasa Belanda “Brandweer“), atau PMK adalah orang atau pasukan yang bertugas memadamkan kebakaran, melakukan penyelamatan, dan menanggulangi bencana atau kejadian lainnya.

Melalui artikel ini, akan dibahas mengenai upah dan tunjangan yang didapatkan petugas pemadam kebakaran. Selain itu, kamu juga dapat mengetahui apa sih tugas dan tanggung jawab pemadam kebakaran.

Gaji Pemadam Kebakaran

Melansir informasi dari berbagai sumber, umumnya gaji pemadam kebakaran berkisar Rp2.000.000-Rp4.000.000 per bulan. Perlu diketahui gaji petugas pemadam kebakaran tidak selalu sama. Perbedaan nominal gaji bisa saja berbeda karena beberapa hal, misalnya, lokasi penempatan tugas, jabatan, masa kerja, dan lain sebagainya.

Sedangkan dari situs gajimu.com, gaji petugas pemadam kebakaran mulai dari Rp2.085.791 sampai Rp4.242.849 pada saat awal bekerja. Selain itu, petugas yang sudah bekerja selama lima tahun gaji yang didapatkan akan meningkat berkisar Rp2.324.510 sampai Rp4.579.380 per bulannya untuk jam kerja 40 jam selama seminggu.

Tunjangan Pemadam Kebakaran

Ilustrasi Pemadam Kebakaran. Foto: Pexels.com

Selain mendapatkan gaji pokok, sama seperti profesi lainnya, petugas pemadam kebakaran juga mendapatkan beberapa tunjangan, mulai dari tunjangan jabatan dan golongan, tunjangan kesehatan, tunjangan pendidikan anak, hari raya, dan lain-lain.

Tunjangan kesehatan merupakan tunjangan yang wajib diterima oleh petugas damkar. Mengingat risiko pekerjaan mereka saat bertugas. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, maka tunjangan ini akan membantu.

Tunjangan golongan yang hanya didapatkan oleh pemadam kebakaran dengan status PNS. Perbedaan antara PNS dan honorer juga bisa dilihat dari tunjangan golongan. Sehingga pemadam kebakaran dengan status honorer tidak akan mendapatkan tunjangan ini.

Seperti pekerja lainnya, pemadam kebakaran juga mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR). Besar nominalnya tergantung daerah Dinas Pemadam Kebakaran mana petugas tersebut bekerja.

Tunjangan anak juga diatur dalam PP Nomor 7 Tahun 1977 dengan besaran dua persen dari gaji pokok untuk setiap anak. Adapun batas maksimal tunjangan anak ialah tiga orang dengan syarat berusia kurang dari 18 tahun, belum pernah kawin, tidak mempunyai penghasilan sendiri, dan masih menjadi tanggungan PNS.

Tugas dan Tanggung Jawab Pemadam Kebakaran

Mengutip informasi dari damkar.batangharikab.go.id, petugas pemadam kebakaran selain terlatih untuk menyelamatkan korban dari kebakaran atau melakukan pemadaman, juga dilatih untuk menyelamatkan korban-korban bencana seperti kecelakaan lalu lintas, gedung runtuh, banjir, dan gempa bumi.

Selain itu, petugas damkar ditugaskan untuk melakukan tugas-tugas penyelamatan yang tidak menyangkut adanya kebakaran seperti pengevakuasian sarang tawon, menyelamatkan korban bunuh diri, menyelamatkan orang atau hewan yang terjebak, menanggulangi pohon tumbang dan lainnya.

Tidak jarang pula petugas pemadam kebakaran dimandatkan untuk memberi sosialisasi dan pendidikan kepada rakyat sipil tentang kebakaran dan cara menanggapinya.

Tertarik menjadi petugas pahlawan sebagai pekerjaan yang mulia? Bagi calon petugas kebakaran di Indonesia berusia minimal 18 tahun dengan pendidikan terakhir SMA. Kamu juga harus mempertimbangkan risikonya secara matang sebelum memutuskan untuk menekuni profesi tersebut. Semoga bermanfaat!

(SRS)

Comments are closed.