Foto: Merawat Kenangan Kereta Trem di Jalanan Kota Lisbon, Portugal

Kendaraan Trem di Lisbon, Portugal. Foto: Pedro Nunes/REUTERS

Drap trem kuning khas kota Lisbon telah bergema di jalan-jalan berbatu selama lebih dari satu abad, tetapi, karena semakin banyak dari mereka yang pensiun dari layanan, satu orang sedang dalam misi untuk menjaga tradisi tersebut tetap hidup.

Di sebuah gudang di utara Portugal, Paulo Marques telah mengumpulkan dan merestorasi trem tua berkarat yang pertama kali beroperasi pada tahun 1906.

Trem telah mengangkut orang-orang Lisbon ke atas dan ke bawah melewati jalanan bebatuan menuju bukit kota sejak tahun 1901 dan mereka masih populer.

Dalam beberapa tahun terakhir, penduduk setempat mengeluh karena sering tidak dapat menggunakannya untuk perjalanan sehari-hari karena banyaknya turis yang ingin merasakan rute ikonik.

Sebelum bus dan metro mulai mendominasi sistem transportasi kota dari tahun 1960-an dan seterusnya, ratusan trem beredar di lebih dari 100 km jalur. Sekarang hanya tersisa sekitar 50 trem bersejarah.

Marques, yang juga memiliki restoran bertema trem di pusat kota Lisbon, teringat pada perjalanannya ke sekolah saat masih kecil.

Dengan sedikit sumber daya dan sedikit peralatan, ia dan rekan-rekannya sering menggunakan tangan kosong untuk memperbaiki trem miliknya.

Diperlukan waktu hingga lima tahun untuk menghidupkannya kembali, tetapi baginya itu sepadan dengan hasil yang ia kerjakan untuk merawat kenangan masa kecilnya.

Derap trem kuning khas kota Lisbon telah bergema di jalan-jalan berbatu selama lebih dari satu abad, tetapi, karena semakin banyak dari mereka yang pensiun dari layanan, satu orang sedang dalam misi untuk menjaga tradisi tersebut tetap hidup.

Foto: Pedro Nunes/REUTERSDi sebuah gudang di utara Portugal, Paulo Marques telah mengumpulkan dan merestorasi trem tua berkarat yang pertama kali beroperasi pada tahun 1906.

Foto: Pedro Nunes/REUTERSTrem telah mengangkut orang-orang Lisbon ke atas dan ke bawah melewati jalanan bebatuan menuju bukit kota sejak tahun 1901 dan mereka masih populer.

Foto: Pedro Nunes/REUTERSDengan sedikit sumber daya dan sedikit peralatan, ia dan rekan-rekannya sering menggunakan tangan kosong untuk memperbaiki trem miliknya.

Foto: Pedro Nunes/REUTERSDiperlukan waktu hingga lima tahun untuk menghidupkannya kembali, tetapi baginya itu sepadan dengan hasil yang ia kerjakan untuk merawat kenangan masa kecilnya.

Foto: Pedro Nunes/REUTERS

Comments are closed.