Foto: Kanada Hadapi Gelombang Panas Ekstrem

Gelombang panas di Vancouver, Kanada. Foto: Chad Hipolito/REUTERS

Sebanyak 69 orang tewas akibat gelombang panas yang menyerang kota Vancouver, Kanada. Dalam beberapa hari terakhir gelombang panas terjadi di sebelah barat Kanada sampai barat laut Amerika Serikat.

Menurut keterangan Kepolisian Kanada, mayoritas korban jiwa terdapat di pinggiran Vancouver yaitu Burnaby dan Surrety. Kebanyakan korban tewas adalah lansia atau memiliki penyakit bawaan.

“Meski investigasi masih berjalan, tapi gelombang panas dipercaya menjadi faktor utama penyebab mayoritas kematian,” ucap keterangan Kepolisian Kanada seperti dikutip dari AFP.

Perubahan iklim yang menyebabkan gelombang panas semakin kerap terjadi belakangan ini. Tahun 2019 bahkan dinobatkan sebagai tahun terpanas di di dunia.

Pada Senin (28/6/2021), kota Lytton sekitar 250 kilometer dari Vancouver memecahkan rekor udara panas di Kanada. Suhu di sana mencapai 47,9 derajat celsius.

Suhu panas di berbagai wilayah Kanada diprediksi dapat mencapai 48.8 derajat celsius. Otoritas Kanada pun meminta warga untuk waspada, sebab gelombang panas mungkin akan terjadi dalam sepekan ini.

Sebanyak 69 orang tewas akibat gelombang panas yang menyerang kota Vancouver, Kanada.

Foto: Chad Hipolito/REUTERSDalam beberapa hari terakhir gelombang panas terjadi di sebelah barat Kanada sampai barat laut Amerika Serikat.

Foto: Chad Hipolito/REUTERSMenurut keterangan Kepolisian Kanada, mayoritas korban jiwa terdapat di pinggiran Vancouver yaitu Burnaby dan Surrety. Kebanyakan korban tewas adalah lansia atau memiliki penyakit bawaan.

Foto: Chad Hipolito/REUTERSPerubahan iklim yang menyebabkan gelombang panas semakin kerap terjadi belakangan ini.

Foto: Chad Hipolito/REUTERSTahun 2019 bahkan dinobatkan sebagai tahun terpanas di di dunia.

Foto: Jennifer Gauthier/REUTERSSuhu panas di berbagai wilayah Kanada diprediksi dapat mencapai 48.8 derajat celsius. Otoritas Kanada pun meminta warga untuk waspada, sebab gelombang panas mungkin akan terjadi dalam sepekan ini.

Foto: Chad Hipolito/REUTERS

Comments are closed.