Foto: Dahsyatnya Kebakaran di Hutan Lytton, Kanada, Akibat Gelombang Panas

Kobaran api di sepanjang jalan saat kebakaran hutan di Lytton, British Columbia, Kanada. Foto: 2 RIVERS REMIX SOCIETY/Reuters

Gelombang panas menyebabkan kebakaran hutan di Kota Lytton, Provinsi British Columbia, Kanada, pada Kamis (1/7). Api melahap pepohonan dan berbagai bangunan.

Dikutip dari Reuters, Jumat (2/7), beruntung warga di Kota Lytton telah dievakuasi satu hari sebelum kebakaran hutan melanda.

Pada pekan ini, selama tiga hari berturut-turut, Kanada mencetak rekor temperatur tertinggi sepanjang waktu. Ini merupakan gelombang panas terburuk yang pernah dialami Kota Lytton.

Pemerintah setempat tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi cuaca yang lebih panas serta ancaman kebakaran hutan lainnya di tengah gelombang panas yang juga menghantam negara tetangganya, Amerika Serikat.

Kepulan asap akibat kebakaran hutan di kota Lytton, Kanada. Foto: Jennifer Gauthier/Reuters

Lytton mencatatkan suhu terpanas mereka, yakni 49,6 derajat celsius, pada Selasa (29/6). Rekor suhu tertinggi Kanada sebelumnya dipegang oleh suhu 45 derajat celsius di Saskatchewan pada tahun 1937 silam.

Pada Rabu (30/6), angin kencang terjadi di Lytton dengan kecepatan 71 km per jam. Embusan angin itulah yang membuat api menjadi dengan secepat kilat menjalar, menghanguskan kota.

Gelombang panas menyebabkan kebakaran hutan di Kota Lytton, Provinsi British Columbia, Kanada, pada Kamis (1/7). Api melahap pepohonan dan berbagai bangunan.
Foto: Jennifer Gauthier/ReutersDikutip dari Reuters, Jumat (2/7), beruntung warga di Kota Lytton telah dievakuasi satu hari sebelum kebakaran hutan melanda. Foto: Jennifer Gauthier/ReutersPada pekan ini, selama tiga hari berturut-turut, Kanada mencetak rekor temperatur tertinggi sepanjang waktu. Ini merupakan gelombang panas terburuk yang pernah dialami Kota Lytton. Foto: 2 RIVERS REMIX SOCIETY/ReutersLytton mencatatkan suhu terpanas mereka, yakni 49,6 derajat celsius, pada Selasa (29/6). Foto: 2 RIVERS REMIX SOCIETY/Reuters

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

Comments are closed.