Eks Sekretaris KPU Sergai Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp 1,2 Miliar

Kajari Sergai saat mebawa eks Sekretaris KPU Sergai Eka Darma (kiri) ke ruang tahanan. Foto: Dok. Istimewa

Kejaksaan Negeri (Kejari) Serdang Bedagai (Sergai), menetapkan eks Sekretaris KPU Sergai Eka Darma sebagai tersangka korupsi pada Rabu (27/10). Penetapan itu terkait kasus korupsi dana hibah KPU tahun 2020, sebesar Rp 1,2 miliar.

Selain Eka, Kejari juga menetapkan dua tersangka lainnya, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sergai Khairul Mitha Nasution dan Bendahara Pengeluaran Pembantunya bernama Rahman.

“Jadi kita melakukan penetapan tersangka ini, setelah kita menerima hasil audit terkait kerugian negara, jadi ditemukan kerugian negara Rp 1,2 M,” ujar Kajari Sergai, Donny Hariono kepada wartawan, Rabu (27/10).

Kata dia awalnya dilakukan audit dana hibah KPU Sergai, sebesar Rp 36,5 miliar. Hasilnya ditemukan dugaan korupsi Rp 1,2 miliar.

Lalu dari penyelidikan juga diamankan sejumlah barang bukti.

“Di antaranya dokumen-dokumen, ada uang juga sekitar Rp 199 juta. (Nanti juga) akan melakukan aset tracing pengembalian kerugian negara,” ujar Donny.

Donny mengatakan mereka akan ditahan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Dia juga menjelaskan tidak menutup kemungkinan adanya penetapan tersangka baru.

“Bila ditemukan alat bukti dan fakta baru, bisa saja ditetapkan tersangka baru,” ujarnya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka diancam Pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

“Maksimal hukumannya 15 tahun penjara,” ujar Donny.

Comments are closed.