Dua Orang Tewas dalam Serangan Penusukan di Kereta di Jerman Utara

Ilustrasi penusukan. Foto: Shutterstock

Dua orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka dalam serangan penusukan di sebuah kereta di Jerman Utara pada Rabu (24/1) waktu setempat. Polisi mengumumkan pelaku penyerangan yang berjumlah dua orang sudah ditangkap.

Penusukan kepada orang tak dikenal itu terjadi di kereta dengan rute Hamburg-Kiel. Akibat penyerangan tersebut, dua orang warga lokal meninggal dunia dan tujuh orang mengalami luka, tiga di antaranya mengalami luka serius.

Dua tersangka pelaku penyerangan ini masing-masing berumur 20 dan 30 tahun, Setelah kejadian tersebut, mereka langsung ditahan di stasiun kereta api kota Brokstedt.

Belum diketahui motif penusukan brutal yang dilakukan oleh kedua pelaku. Namun, saat ini polisi tengah memeriksa secara keseluruhan termasuk kemungkinan sangkut pautnya dengan ekstremisme atau masalah psikologis.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Regional Jerman Utara, Sabine Suetterlin-Waack, mengatakan dia terkejut atas peristiwa ini. Ia juga memastikan polisi federal dan negara bagian akan bekerja sama dengan erat untuk memastikan motif pelaku.

“Bagi saya jelas bahwa tindakan mengerikan ini bertentangan dengan kemanusiaan,” kata Subine, dikutip AFP, Kamis (25/1).

Pasca-kejadian tersebut, polisi memperketat keamanan di sekitar stasiun Brokstedt baik di darat maupun di udara. Polisi menggunakan helikopter untuk berpatroli.

Sementara itu, media lokal mengatakan bahwa penumpang kereta lainnya yang ada pada saat kejadian merasa sangat panik. Ketika pelaku ditangkap, mereka menyaksikan kedua tangan pelaku mengalami luka saat ditahan oleh kepolisian.

Ilustrasi penusukan. Foto: Shutter Stock

Serangkaian Penusukan di Jerman

Perusahaan kereta api nasional di Jerman menghentikan beberapa kereta di jalur antara Hamburg dan Kiel untuk memudahkan kepolisian setempat melakukan penyelidikan.

Beberapa tahun terakhir, di Jerman ada beberapa kali kasus penusukan yang dilakukan oleh ekstremis dan oleh orang-orang yang menderita masalah psikologis serius.

Pada 2021, seorang ekstremis asal Suriah dijatuhi hukuman seumur hidup karena melakukan penikaman terhadap seorang pria hingga tewas di kota timur Dresden. Sementara itu, pada Juni 2022 lalu, seorang wanita berusia 30 tahun meninggal karena luka serius akibat ditusuk pisau oleh seorang mahasiswa.

Kejadian penusukan lainnya juga terjadi pada September 2022. Kala itu, seorang pria menggunakan pisau melukai dua orang di Ansbach, sebelum ditembak mati oleh polisi yang mengatakan mereka sedang menyelidiki kemungkinan adanya motif konteks Islamis atau teroris.

Pengadilan di Jerman pada Desember lalu menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara kepada seorang pria kelahiran Suriah atas kasus serangan penusukan di sebuah kereta api yang melukai empat orang. Pengadilan di Jerman juga memasukkan seorang pria Somalia ke rumah sakit jiwa setelah dia menikam tiga orang hingga tewas di Wurzburg pada 2021.

Comments are closed.