Dinkes Kota Cirebon Minta Masyarakat Pakai Masker Kombinasi

Ilustrasi penggunaan masker dua lapis. (Istimewa)

Ciremaitoday.com, Cirebon – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker 2 lapis kombinasi masker medis dan kain untuk meminimalisir potensi tertular COVID-19.

Imbauan menggunakan masker kombinasi dikarenakan meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di beberapa daerah, sehingga menjadi perhatian serius baik bagi pemangku kebijakan di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Terlebih, saat ini Kota Cirebon tengah gencar melakukan vaksinasi massal. Untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus COVID-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat memakai double mask atau masker ganda. Masker ganda adalah kombinasi antara masker kain dengan masker medis.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Edy Sugiarto mengatakan, penggunaan masker kombinasi lebih efektif menangkal COVID-19.

“Masker kain untuk layer luar dan masker medis untuk layer dalam. Pastikan masker menutup mulut dan hidung secara sempurna, sehingga tak ada celah untuk virus masuk,” katanya, Senin (28/6/2021).

Edy melanjutkan, masker biasa pun dinilai tidak buruk hanya saja masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan. “Sebenarnya masker satu lumayan, tapi tetap 5M wajib diterapkan, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas menjauhi kerumunan, dan memakai masker,” imbuhnya.

Namun, Edy tidak menyarankan masyarakat menggunakan masker medis secara bersamaan karena akan mubazir.

“Masker medis di dalam lalu masker kain di luar. Kalau dua-duanya pakai masker medis itu mubazir kalau masker medis perlindungannya 50 persen, kalau masker kain perlindungannya 30 persen,” terangnya.

Ia menambahkan, selain penggunaan masker yang benar, pihaknya juga meminta masyarakat memanfaatkan vaksinasi massal yang kini tengah dilakukan agar program penanganan pandemi antara masyarakat dengan pemerintah jadi sinkron.

“Pemerintah terus gencar mengendalikan laju penyebaran COVID-19, hal ini harus didukung oleh masyarakat dengan melakukan prokes dan mengikuti vaksin,” pungkasnya

Comments are closed.