Dilaporkan Hilang, Seorang Wanita Warga Jakbar Ditemukan Tewas Terbunuh

Tersangka kasus pembunuhan wanita yang dilaporkan hilang. Foto: Polres Jakarta Barat

Seorang wanita bernama Dini Nurdiani (26), warga Cengkareng, Jakarta Barat, dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Selasa (26/4) lalu. Nahas, ia ditemukan tewas terbunuh.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, Dini ditemukan tewas oleh warga sekitar di balik semak wilayah Citra Green Cibubur, Kranggan, Bekasi pada Jumat (13/5). Ternyata dia tewas dibunuh oleh seorang wanita berinisial NU.

“Alhamdulilah semalam kita berhasil mengamankan tersangka pembunuhan kepada korban. Tersangka yang bernama NU,” ujar Ardhie kepada wartawan, Sabtu (14/5).

Jumpa pers pengungkapan kasus pembunuhan wanita yang dilaporkan hilang. Foto: Polres Jakarta Barat

Pengungkapan itu berawal dari laporan keluarga Dini lantaran wanita tersebut hilang sejak tanggal 26 April, setelah meminta izin untuk berbuka puasa di luar.

Ardhie menyebut, setelah menerima laporan keluarga pada 29 April, polisi langsung melakukan penyelidikan.

“Akhirnya ditemukan titik terang sehingga kita mengerucut kepada satu orang dan kita langsung datangi, interogasi, ternyata yang bersangkutan membenarkan dan mengakui telah melakukan tindakan yang sadis itu,” jelas dia.

Pembunuhan Sudah Direncanakan

Tersangka kasus pembunuhan wanita yang dilaporkan hilang. Foto: Polres Jakarta Barat

Ardhie menjelaskan, NU telah mempersiapkan rencana pembunuhan itu. Dia menyiapkan sebilah pisau dapur dan gunting rumput untuk menghabisi nyawa Dini.

“Tersangka memukul kepala korban sebanyak 5 kali. Setelah jatuh dilakukan lah penusukan menggunakan gunting rumput,” beber Ardhie.

“Karena dilihat masih bernapas atau merintih, tersangka mengulangi lagi dengan menusuk di bagian perut dan tangan dengan pisau dapur,” sambung dia.

Melihat korban sudah tidak bernyawa, pelaku kemudian menyeretnya ke dalam parit kecil tak jauh dari lokasi pembunuhan.

Akibat perbuatannya tersebut, NU telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 340 KUHP Juncto Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ancaman maksimal hukumannya ialah pidana mati atau penjara seumur hidup.

Comments are closed.