Dik Doank Kenang Sosok Beben Jazz: Dia Kakak yang Lembut

Beben Jazz. Foto: Instagram/beben_jazz

Dik Doank tengah berduka. Kakaknya, musisi Beben Jazz, meninggal dunia.

Beben Jazz mengembuskan napas terakhirnya di usia 54 tahun pada hari ini, Senin (5/7). Sebelum meninggal, pemilik nama lengkap Beben Supendi Mulyana tersebut tengah berjuang melawan COVID-19.

Dik Doank dan Beben Jazz. Foto: Instagram/dd_dikdoank

Dik Doank, ketika dihubungi awak media, mengenang sosok sang kakak. Menurutnya, mendiang Beben Jazz adalah seorang kakak yang baik dan lembut.

“Wah, dia kakak yang lembut. Ini, demi Allah, dia kakak yang baik, yang mengajarkan aku agar menjadi adik yang baik juga bagi saudara-saudara yang lain,” ujar Dik Doank.

Selain itu, menurut Dik Doank, almarhum pula yang mengenalkannya kepada musik. Beben Jazz juga memperlihatkan kepadanya semangat untuk terus berkarya sebagai musisi di tengah pandemi COVID-19.

“Dia yang mengenalkan aku musik. Ya, yang mengajarkan aku gitar, ya, dia. Tetap semangat walau di tengah pandemi enggak ada penonton, tetap berkarya dan berkarya,” pungkasnya.

Jenazah Beben Jazz akan dimakamkan di TPU Pedurenan. Prosesi pemakaman dilakukan dengan protokol COVID-19. Dengan demikian, Dik Doank tak dapat mengantar kakaknya ke tempat peristirahatan terakhir.

Beben Jazz dikenal sebagai musisi beraliran jazz. Suami mantan anggota grup vokal Dewi Dewi, Inna Kamarie, itu merupakan salah satu pendiri Komunitas Jazz Kemayoran.

Comments are closed.