Di Tengah Pandemi, Pemerintah Tetap Lanjutkan Proyek Strategis Rp 4.817 T

Ilustrasi pembangunan. Foto: REUTERS/Stringer

Pemerintah telah mengalokasikan dana mencapai Rp 699 triliun untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah pandemi COVID-19. Dana tersebut diaplikasikan untuk beragam kebijakan mulai dari Bantuan Sosial (Bansos) hingga insentif usaha.

Namun, pemerintah tidak hanya fokus di bantuan ekonomi saja, proyek infrastruktur saat ini juga masih tetap dijalankan.

“Selain kebijakan ekonomi di atas, pembangunan infrastruktur melalui PSN (Proyek Strategis Nasional) telah dan tetap dilanjutkan di tengah pandemi COVID-19 ini,” kata Staf Khusus Menko Perekonomian, Raden Pardede saat webinar yang digelar INDEF, Rabu (7/7).

Pekerja sedang bekerja menyelesaikan pembangunan gedung. Foto: Helmi Afandi/kumparan

Raden mengungkapkan setidaknya saat ini sudah ada 201 proyek infrastruktur yang ditetapkan. Proyek tersebut mulai dari jalan, bendungan, pelabuhan, air bersih dan sanitasi, hingga energi yang pembangunannya tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Sebanyak 201 proyek dan 10 program telah ditetapkan sebagai PSN dengan total nilai investasi di atas Rp 4.817 triliun yang tentu pembiayaannya kita harapkan dari pihak swasta,” ungkap Raden.

Pembangunan proyek tersebut memang harus terus dilanjutkan meski di tengah pandemi dan adanya PPKM Darurat. Raden menganggap proyek infrastruktur bisa berdampak juga ke perekonomian.

“Pembangunan infrastruktur ini akan membantu pemerataan ekonomi di wilayah Indonesia serta peningkatan investasi dan penyerapan tenaga kerja,” ujar Raden.

Comments are closed.