Dalam 2 Bulan Terakhir, 105 ASN Pemkab Sleman Dilaporkan Terpapar Corona

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Ratusan ASN di Pemkab Sleman dilaporkan terpapar corona dalam dua bulan terakhir. Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan bahwa para ASN tersebut tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Sepanjang bulan Mei-Juni 2021 ada 105 ASN yang terkonfirmasi positif di Pemkab Sleman,” kata Joko saat jumpa pers secara daring, Senin (28/6).

Para ASN tersebut berasal dari Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi, BKAD, Bappeda, Dinas PU, Dispertaru, hingga inspektorat. Mereka mayoritas menjalani isolasi mandiri.

“Kemudian ada juga beberapa di shelter,” ujarnya.

Seorang warga berolah raga dengan latar belakang mural ajakan melawan COVID-19 di Depok, Jawa Barat, Selasa (14/4). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Di sisi lain, Pemkab Sleman juga membatasi tatap muka hingga 5 Juli mendatang dengan ketat. Rapat-rapat akan dilakukan secara daring.

“Rapat secara tatap muka ditiadakan sementara, diganti dengan rapat secara daring atay zoom meeting. Kegiatan workshop, seminar, pelatihan dan sejenisnya dihentikan sementara. Apabila dimungkinkan, dilaksanakan secara daring,” kata Sekda Kabupaten Sleman Harda Kiswaya.

Ia menegaskan sejauh ini, pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dengan kebijakan pembatasan tatap muka tersebut. Hanya saja instansi diminta membatasi tamu yang masuk.

“Sarana cuci tangan harus berfungsi, sabun atau hand sanitizer. Kemudian pengukur suhu juga tersedia,” kata dia.

Comments are closed.