COVID-19 Merebak, Kelapa Muda di Solo Diburu Pembeli

Ilustrasi pedagang es kelapa muda. (dok)

SOLO-Merebaknya penularan COVID-19 beberapa waktu terakhir membuat banyak masyarakat di Kota Solo memburu obat maupun makanan yang dipercaya mampu menangkal virus. Salah satunya adalah kelapa.

Salah satu pedagang grosir kelapa muda di Pucangsawit, Solo, Burhan mengatakan permintaan beberapa hari terakhir cukup tinggi, Kondisi itu menjadikan harganya ikut terkerek.

“Harga naik karena yang mencari banyak sedangkan stoknya hanya terbatas,” kata Burhan, Rabu (07/07/2021).

Kelapa muda hijau yang biasanya dijual seharga Rp 8 ribu per butir saat ini naik menjadi Rp 10 ribu per butir. Sedangkan kelapa muda jenis wulung yang biasanya dijual seharga Rp 10 ribu terkerek menjadi Rp 15 ribu per butir.

Menurut Burhan, permintaan dari konsumen melonjak sejak beredar kabar bahwa kelapa muda mampu memperbaiki daya tahan tubuh sehingga bagus untuk menangkal virus. “Permintaan sudah banyak, sebelum penerapan PPKM Darurat kemarin,” katanya.

Untuk memenuhi permintaan, pihaknya mendatangkan kelapa muda dari Kebumen. Sedangkan pembelinya rata-rata berasal dari Kota Solo hingga Sukoharjo.

Sebagian besar pembelinya adalah pedagang es kelapa muda eceran. Dalam sehari, Burhan mampu menjual hingga 500 butir kelapa muda.

(Fernando Fitusia)

Comments are closed.