Cerita Cristiano Ronaldo Pernah ‘Ngamuk’ Gegara Sang Anak Minum Coca-Cola

Reaksi pemain Portugal Cristiano Ronaldo usai dikalahkan Belgia di 16 besar Euro 2020. Foto: Thanassis Stavrakis/Reuters

Di usia yang tak lagi muda, Cristiano Ronaldo masih punya fisik dan stamina prima. Hal itu tentu tak lepas dari upaya keras Ronaldo dalam berlatih dan menjaga asupan nutrisi.

Ronaldo sempat menggemparkan publik di Euro 2020 lantaran aksinya menyingkirkan botol Coca-Cola dalam sesi konferensi pers. Ronaldo menilai, Coca-Cola tak baik dikonsumsi seorang atlet.

Aksi Ronaldo ternyata bukan gimik belaka. Pada suatu kesempatan, Ronaldo bercerita bahwa ia pernah memarahi sang anak karena mengkonsumsi Coca-Cola.

”Terkadang saya keras pada anak saya karena dia minum Coca-Cola dan Fanta. Saya juga kerap memarahinya,” kata Ronaldo di tahun 2020, dilansir Sport Bible.

”Saya berkelahi dengannya karena ia memakan keripik dan kentang goreng, atau makanan tidak sehat lainnya. Dia tahu, saya tak suka itu,” tambahnya.

Cristiano Ronaldo punya anak laki-laki bernama Cristiano Ronaldo Junior. Bocah 11 tahun itu diyakini bisa meneruskan kiprah ayahnya di dunia sepak bola.

”Dia punya bakat besar, dia cepat dan punya respons bagus. Tapi, ini bukan apa-apa, saya terus katakan kepadanya bahwa semua butuh dedikasi dan kerja keras,” terang Ronaldo.

”Saat kami di rumah, saya berkata ‘pergi ke treadmill sana, lari sedikit’ dan setelah itu saya berkata ‘sekarang pergi ke air dingin untuk beristirahat dan besok Kamu lakukan lagi’,” tambahnya.

”Lalu, dia berkata ‘ayah, airnya sangat dingin, saya tak mau melakukan itu’. Ya, saya mengerti, dia baru 10 tahun, itu terserah dia,” ucap Ronaldo.

Pemain Portugal Cristiano Ronaldo memegang ban kaptennya saat meninggalkan lapangan di laga Serbia vs Portugal, Minggu (28/3) Foto: Pedja milosavljevic/AFP

Ronaldo sejatinya tak memaksa anaknya kelak akan menjadi pesepak bola top dunia. Ia mempersilakan sang putra untuk menjadi apa pun, asalkan sukses di bidang itu.

”Saya tidak akan mendorong apa pun untuk dia menjadi pesepak bola. Jika ditanya apakah saya mau, ya, jelas mau. Tapi, dia akan tetap menjadi apa pun yang ia inginkan,” tegas Ronaldo.

”Namun, saya hanya ingin dia berpikir bahwa dia harus selalu menjadi yang terbaik,” dirinya menambahkan.

Di usia 36 tahun, Cristiano Ronaldo masih menjadi andalan Timnas Portugal dan Juventus. Bahkan, meski sudah tersingkir dari Euro 2020, nama Ronaldo masih berada di posisi teratas daftar pencetak gol sementara Euro 2020. Kelas.

Comments are closed.