Cerita Bupati Minut Joune Ganda, Seimbangkan Geliat Wisata dan Pelestarian Alam

Wilayah Likupang di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), saat ini telah ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, yang juga oleh Presiden Jokowi, ditunjuk sebagai Destinasi Super Prioritas Pariwisata di Indonesia. Artinya, daerah ini akan menjadi pusat perhatian dunia wisata, tak hanya lokal Indonesia, tetapi juga dari kalangan internasional.

Namun, potensi serta kesempatan tersebut, akan mubazir jika tidak didukung oleh pemerintahan yang fokus dan mau bekerja untuk menjadikan wilayah Likupang maju, dan mampu memanfaatkan semua sumber daya yang ada.

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, berkeliling melihat potensi alam di Likupang

Beruntung, Kabupaten Minut saat ini dipimpin oleh sosok Bupati Joune Ganda, seorang berlatar belakang pengusaha, yang sedari awal memang berkeinginan memajukan daerah tempat dirinya dibesarkan. Bersama dengan Wakil Bupati, Kevin W Lotulung, Joune mulai memanfaatkan satu per satu, sumber daya dan juga potensi besar dari Likupang dan Minut secara umum.

Bersinergi baik serta mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven O Kandouw, Bupati Joune, perlahan namun pasti mulai menjadikan Likupang sebagai jendela pariwisata yang menarik untuk dikunjungi oleh seluruh orang.

Salah satunya adalah Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (FK-PKB PGI), yang akhirnya memilih KEK Pariwisata Likupang, sebagai lokasi untuk menggelar dua event bertaraf internasional sekaligus, yakni Charity Golf Turnament dan Underwater Photography Competition 2021 atau fotografi bawah laut.

Bupati Minut bersama dengan para peserta event Underwater Photography atau Fotografi Bawah Laut, yang diselenggarakan di Likupang

Dikatakan Ketua Panitia pelaksana, Alvin Taulu, keindahan Likupang yang terus dipoles oleh Pemerintah, membuat siapapun yang datang pasti akan betah.

“Arahan dari pak Presiden RI, jika Likupang merupakan destinasi pariwisata di Indonesia, memang benar-benar diaplikasikan oleh pemerintah daerah. Pak Bupati, juga menunjukan jika dirinya memang ingin membangun pariwisata Minut menjadi hebat,” kata Taulu.

Bupati Joune Ganda sendiri, mengatakan jika Likupang memiliki pesona alam yang sangat indah, sehingga perlu perhatian lebih untuk menjadikannya tempat wisata unggulan. Menurutnya, tak hanya alam bawah laut, pemandangan alam sekitar juga ikut mendukung Likupang menjadi Destinasi Super Prioritas Pariwisata.

Dikatakan Joune yang ikut mendampingi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, saat membuka event Likupang International Underwater Photography Competition 2021 dan Charity Golf, (Sabtu (3/7) akhir pekan lalu, mengaku selain berbenah, perlu juga dilakukan ajang promosi, agar gaung tentang Likupang terdengar.

“Nah, di event ini, karena pesertanya dari luar Provinsi Sulawesi Utara, jadi kita harapkan dengan mereka datang dan melihat langsung bagaimana keindahan alam bawah laut di Likupang, tentu akan memberikan efek untuk pariwisata ke depannya,” kata Joune.

Bupati Minut, Joune Ganda saat mengeksplore keindahan alam bawah laut di Likupang

Untuk mendukung penuh kegiatan tersebut, Joune juga menyempatkan diri ikut bersama dengan para peserta underwater photography di lokasi kegiatan. Dirinya mengaku, sepanjang kegiatan, para peserta mengaku sangat puas melihat keindahan bawah laut Likupang.

“Eksotik. Hal itu paling pertama disampaikan para peserta selepas mengikuti lomba. Untuk itu, saya optimis jika Likupang akan mendunia. Apalagi, para peserta tadi juga mengaku jika mereka akan merekomendasikan Likupang sebagai destinasi para pecinta fotografi underwater, karena kondisinya yang benar-benar sangat baik,” ujar Joune.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terlebih khusus Gubernur dan Wakil Gubernur, serta pihak panitia dari Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia, yang mau mengangkat likupang menjadi lebih mendunia,” kata Joune.

Dorong Pariwisata Minut Mendunia, Tapi Tak Lupa Pelestarian Alam Juga Penting

Bupati Minut, Joune Ganda, sesaat sebelum melakukan penelitian taksonomi karang dan melakukan transplantasi terumbu karang di pantai pulisan, Likupang

Fokus mengembangkan dunia pariwisata, Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, tetap tak melupakan tentang pelestarian alam. Dirinya, menganggap semua hal harus berjalan seimbang, sehingga melakukan pelestarian alam juga penting untuk wilayah Likupang.

Tak tanggung-tanggung, suami Rizya Ganda ini, sering terlibat langsung dalam upaya melestarikan alam. Seperti yang dilakukannya, bersama dengan mahasiswa dan dosen dari Politeknik Negeri Manado, akhir pekan lalu.

Tanpa sekat, Joune ikut terlibat langsung dalam kegiatan penelitian Taksonomi Karang dan juga melakukan transplantasi terumbu karang di Pantai Pulisan, Likupang Timur.

Bupati Minut, Joune Ganda, mendengarkan arahan dari instruktur pelaksanaan transplantasi terumbu karang yang digelar di Pantai Pulisan, Likupang

Menurut Joune, dirinya dan Pemerintah Kabupaten, sangat mendukung penuh upaya dari semua pihak, baik dari elemen masyarakat maupun mahasiswa, untuk melakukan pelestarian alam, terlebih khusus terumbu karang di laut Kabupaten Minut.

“Saya ikut dalam penelitian terumbu karang di kedalaman tujuh meter bersama beberapa mahasiswa dan dosen. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan dan menjaga biota laut Pantai Pulisan. Saya sangat senang bisa terlibat langsung dan ikut melestarikannya,” kata Joune.

Suami Rizya Ganda ini mengatakan, jika Kabupaten Minut memiliki ‘surga’ bawah laut yang memang harus dijaga, tak hanya oleh pemerintah, tetapi oleh seluruh elemen masyarakat, sehingga bisa dinikmati hingga waktu yang lama.

“Untuk itu, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang mau melakukan pelestarian dan terlibat langsung dalam membantu pemerintah menjaga lingkungan kita,” ujar Joune kembali.

tim manadobacirita

Comments are closed.