Catat! Ini Sejumlah Ketentuan Jual Beli Ternak di Sumbar Selama Wabah PMK

Seorang peternak sapi tengah mengecek kondisi mulut hewan ternaknya di daerah Padang, Sumatera Barat, Jumat 13 Mei 2022. Foto: Ahmad/Langkan

Gubernur Sumatera Barat telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: 559/ED/GSB 2022 yang dikeluarkan pada 12 Mei 2022 untuk melakukan upaya pengendalian dan penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi.

Dalam SE itu, Mahyeldi menjelaskan sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi dalam penanganan PMK, yang kini kasus perdana muncul di Kabupaten Sijunjung.

Berdasarkan SE itu, gubernur menegaskan sangat melarang adanya perdagangan atau jual beli ternak dari daerah yang memiliki kasus PMK.

Selain dalam SE tersebut juga dituliskan pemerintah daerah perlu untuk melakukan pembatasan lalu lintas serta tindakan karantina ketat pada ternak dan produknya yang datang dari luar daerah dengan melibatkan lintas sektor.

Artinya untuk ternak dan produknya yang dilalulintaskan itu harus memiliki surat keterangan asal dan sertifikat veteriner yang tervalidasi di ISIKHNAS.

Ketentuan tersebut diterapkan sejak SE Gubernur Sumatera Barat diterbitkan. Untuk itu kepada pedagang ternak atau peternak sapi diminta untuk mematuhi SE tersebut.

Comments are closed.